Laba Melesat hingga Sahamnya Diborong Pengendali, Target Saham Indo Acidatama (SRSN) Menuju Rp 85
JAKARTA, investortrust.id – Dua pengurus sekaligus pengendali terpantau agresif memborong saham PT Indo Acidatama Tbk (SRSN) bulan ini. Aksi agresif dilakukan saat raihan peningkatan laba bersih perseroan sepanjang semester I-2024. Aksi beli bersamaan dengan kenaikan laba berpotensi mengerek saham SRSN ke level Rp 85 per saham.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Dirut Indo Adicatatma Budhi Moeljono membeli sebanyak 59,44 juta saham SRSN dengan harga pelaksanaan Rp 50 per saham bulan ini. Sebanyak 21 juta saham SRSN dibeli pada 6 Agustus dan sisanya sebanyak 38,44 juta saham dibeli pada 8 Agustus. Aksi ini menjadikan total saham yang dikuasainya bertambah dari 8,85% menjadi 9,83% saham SRSN. Tujuan pembelian untuk investasi.
Baca Juga
Bakal Masuk Perhitungan FTSE Global, Markcet Cap Saham Barito Renewables (BREN) Salip BBCA!
Tak mau ketinggalan Komisaris Indo Acidamata Budhi Hartono ikut memborong sebanyak 28,21 juta saham SRSN dengan harga pelaksanaan Rp 50 per saham pada 8 Agustus 2024. Aksi tersebut menjadikan total saham yang dikuasainya bertambah dari 9,44% menjadi 9,9% saham SRSN.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham di BEI, pengendali saham SRSN terdiri atas beberapa nama, Budhi Sanstoso, Budhi Hartono, Ludijanto Setijo, Budhi Moeljono, dan Biantoro Setijo.
Terkait rencana bisnis perseroan, manajemen SRSN dalam penjelasannya di BEI menyebutkan bahwa perseroan akan berupaya meningkatan efisiensi bersamaan dengan penurunan beban bunga guna mendongkrak kinerja keuangan tahun ini. Sedangkan anggaran belanja modal (capex) tahun ini disiapkan Rp 44,51 miliar.
Baca Juga
Sekuritas Ini Sebut Potensi Cuan Saham Sentul City (BKSL) 480%, Begini Perhitungannya
Indo Acidatama adalah perusahaan yang bergerak di bidang industry agri kimia dengan produk yang dihasilkan etanol, asam asetat, dan pupuk bio organic plus.
SRSN berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja keuangan pada semester I-2024. Laba tahun berjalan melesat dari Rp 17,47 miliar menjadi Rp 21,36 miliar. Kenaikan tersebut berimplikasi terhadap peningkatan laba per saham dari Rp 2,90 menjadi Rp 3,55 per saham.
Kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dari Rp 470,18 miliar menjadi Rp 499,74 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan naik dari Rp 26,24 miliar menjadi Rp 27,76 miliar.
Grafik Saham SRSN

