IHSG Dibuka Melemah, Sebaliknya Saham Emiten Prajogo Dipimpin BREN Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/5/2026), dibuka turun 17,42 poin menjadi 6.112. Pelemahan tersebut berbanding terbalik dengan pasar Asia yang menguat.
Penurunan dipicu atas kejatuhan sebagian besar sektor saham, seperti sektor industry, konsumer non primer, keuangan, kesehatan, dan property. Sebaliknya penguatan melanda sektor lainnya.
Baca Juga
Dari Rafale hingga Investasi Danantara, Prabowo dan Macron Perkuat Kemitraan Strategis RI-Prancis
Sebaliknya saham emiten Prajogo Pangestu perkasa pagi ini, yaitu BREN dibuka langsung auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 25% menjadi Rp 3.300, CUAN juga ARA dengan kenaikan 24,75%,TPIA menguat 11,05% menjadi Rp 2.100,BRPT menguat 12,20% menjadi Rp 1.740, dan PTRO melambung 11,23% menjadi Rp 4.150.
Adapun IHSG sebelum libur Idul Adha ditutup anjlok sebanyak 76,15 poin (1,23%) menjadi 6.130 dengan rentang pergerakan 6.124-6.286 dengan nilai transaksi Rp 15,24 triliun. Penurunan dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada GGRM hingga ERAA
Penurunan dipicu atas pelemahan seluruh sektor saham, seperti sektor industry anjlok 3,38%, sektor konsumer primer 2,20%, sektor consumer non primer 1,69%, sektor property 2,14%, dan sektor keuangan 1,52%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi, infrastruktur, dan transportasi.
Tekanan terbesar indeks hari ini datang dari kejatuhan saham ASII, INCO, MLTP, UNTR, BUVA. Tekanan indeks juga dipicu kejatuhan harga saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
