Eagle High (BWPT) Resmi Masuk Indeks ESG-KEHATI, Bukti Komitmen Keberlanjutan
JAKARTA, investortrust.id – PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) resmi masuk ke dalam jajaran konstituen indeks saham ESG Sector Leader IDX KEHATI untuk periode Juni-November 2026. Penetapan tersebut berdasarkan surat resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Pengumuman Evaluasi Indeks IDXVESTA28, ECONOMIC30, SRI-KEHATI, ESGSKEHATI, ESGQKEHATI.
BWPT masuk bersama saham TKIM, SMRA, CARS, ISAT, MBMA, ARCI dan ACES.
Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI terdiri atas 49 saham terbaik yang dipilih berdasarkan penilaian kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) yang berada di atas rata-rata sektornya mengacu pada IDX Industrial Classification (IDX-IC).
Baca Juga
IHSG Sesi I Berbalik Melemah 0,91%, Meski Saham Emiten Prajogo Berjaya
Masuknya BWPT ke dalam indeks tersebut menempatkan perseroan di antara perusahaan publik yang dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam penerapan prinsip keberlanjutan dan tata kelola perusahaan.
Pencapaian tersebut sekaligus menjadi validasi atas konsistensi Eagle High (BWPT) dalam menerapkan praktik bisnis berbasis ESG. Indeks ESG-KEHATI yang dikelola melalui kerja sama Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) dan BEI juga menjadi salah satu acuan investor institusional yang memprioritaskan investasi berkelanjutan atau green investment.
Direktur Utama Eagle High Plantations (BWPT) Henderi Djunaidi mengatakan, pencapaian tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan transformasi keberlanjutan perseroan.
“Kepercayaan yang tercermin melalui hasil evaluasi ESG-KEHATI ini menjadi dorongan bagi EHP untuk terus bertumbuh secara sehat, transparan, dan bertanggung jawab di tengah dinamika industri kelapa sawit,” ujar Henderi.
Keberhasilan BWPT menembus seleksi indeks ESG-KEHATI didukung implementasi ESG yang konsisten di berbagai aspek operasional perusahaan.
Baca Juga
Kinerja Kuartal I-2026 Bertumbuh Solid, BWPT Catat Pendapatan Rp 1,38 Triliun dan Perkuat ESG
Dari sisi lingkungan (environmental), perseroan menjalankan komitmen terhadap kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE), pengelolaan limbah berkelanjutan melalui implementasi zero waste, serta percepatan sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) di seluruh unit operasional.
Pada aspek sosial (social), BWPT secara konsisten mengambil peran aktif dalam memperkuat kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui berbagai program pemberdayaan yang mendukung kebutuhan dasar dan pembangunan jangka panjang.
Sementara dari sisi tata kelola (governance), perusahaan memperkuat transparansi melalui Sustainability Report yang akuntabel, penguatan fungsi komite audit, serta kepatuhan terhadap regulasi pasar modal dan industri kelapa sawit.
Baca Juga
Ditopang Produksi dan Harga CPO, Eagle High (BWPT) Cetak Kenaikan Laba 39% di 2025
Dengan hasil evaluasi tersebut, BWPT optimistis mampu untuk menyelaraskan kinerja finansial dengan prinsip keberlanjutan guna menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk investor.
Ke depan, Eagle High Plantations (BWPT berkomitmen menjaga momentum tersebut dengan terus meningkatkan kinerja ESG serta berkontribusi aktif terhadap agenda keberlanjutan nasional dan pengembangan industri kelapa sawit yang berdaya saing global.
Eagle High Plantations (BWPT merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memproduksi tandan buah segar (TBS), minyak kelapa sawit (CPO), dan inti sawit (PK). Perseroan memiliki pusat kegiatan operasional di Sumatera, Kalimantan, dan Papua dengan total luas lahan perkebunan mencapai 87.000 hektare dan pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 2,2 juta ton TBS per tahun.

