Perkuat Penjualan Properti, Bank Woori Saudara dan Sinarmas Land Luncurkan Program Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) atau BWS bersama Sinarmas Land kembali menghadirkan program BWSxSML Royal Key untuk mendorong transaksi properti melalui skema pembiayaan yang lebih kompetitif.
Program BWSxSML Royal Key Periode 2 berlangsung pada April hingga Juni 2026 dengan menawarkan berbagai promo pembelian properti untuk proyek residensial dan komersial milik Sinarmas Land di sejumlah kota.
Salah satu penawaran utama dalam program tersebut adalah diskon harga properti lebih dari 20% untuk unit tertentu. Selain itu, konsumen juga memperoleh kemudahan uang muka atau down payment (DP) mulai dari 0%.
Baca Juga
BWS Dorong Transaksi Ritel Digital, Kolaborasi dengan OVO, GoPay, dan DANA
Program tersebut juga menawarkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan bunga kompetitif dari Bank Woori Saudara, termasuk sejumlah kemudahan biaya transaksi seperti keringanan biaya provisi dan administrasi pada produk tertentu.
Program Royal Key mencakup berbagai proyek Sinarmas Land seperti BSD City, Grand Wisata Bekasi, Kota Wisata Cibubur, Aerium Residence, hingga sejumlah proyek mixed-use dan komersial lainnya. Produk yang ditawarkan meliputi rumah tapak, apartemen, ruko, hingga unit usaha.
Kolaborasi antara sektor perbankan dan pengembang properti dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga momentum penjualan di tengah kondisi pasar yang masih selektif. Dukungan pembiayaan disebut menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian properti, khususnya bagi segmen end-user.
Baca Juga
Dukung Aktivitas WNI di Korea, Bank Woori Saudara (BWS) Perkuat Layanan Lintas Negara
Analis Phillip Sekuritas Edo Ardiansyah menilai bahwa program promosi seperti Royal Key dapat menjadi katalis positif bagi penjualan properti primer, terutama dengan dukungan insentif pembiayaan yang lebih ringan.
Menurut Edo, skema DP ringan dan bunga kompetitif dapat membantu memperluas basis konsumen potensial, khususnya masyarakat yang sebelumnya masih menunda pembelian karena pertimbangan cash flow dan biaya awal transaksi.
Di sisi lain, strategi tersebut juga dipandang konstruktif bagi sektor perbankan karena dapat mendorong pertumbuhan kredit secara lebih terukur melalui kerja sama dengan pengembang yang memiliki proyek dan reputasi pasar yang kuat.
Baca Juga
Jaga Kualitas Aset, Bank Woori Saudara (BWS) Perkuat Manajemen Risiko Kredit
Pasar saat ini juga masih mencermati keberlanjutan stimulus sektor properti, termasuk tren suku bunga dan dukungan kebijakan pemerintah terhadap industri perumahan nasional yang diperkirakan tetap memengaruhi permintaan properti sepanjang tahun ini.
“Bagi pengembang, program promosi berbasis kolaborasi pembiayaan menjadi salah satu instrumen untuk menjaga marketing sales di tengah kompetisi industri yang semakin ketat. Sementara bagi perbankan, langkah tersebut membuka peluang ekspansi kredit pada segmen consumer banking,” kata Edo.
Ke depan, Edo menilai, sinergi antara sektor properti dan perbankan diperkirakan akan semakin intensif melalui program promosi yang menawarkan kombinasi diskon harga, DP ringan, dan skema pembiayaan kompetitif guna menjaga daya tarik pasar properti nasional.

