Mitrabara Siapkan (MBAP) Alokasikan Capex US$ 105 Juta pada 2026, Fokus Kembangkan Anak Usaha
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) mencatat pendapatan sebesar US$ 164,87 juta dengan laba bersih sebesar US$ 1,37 juta sepanjang tahun 2025.
Sepanjang tahun 2025, perseroan melanjutkan transformasi bisnis melalui penguatan portofolio usaha di sektor energi terbarukan, infrastruktur, dan agroindustri sebagai bagian dari strategi diversifikasi jangka panjang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan untuk membangun ketahanan bisnis yang lebih berkelanjutan sekaligus menangkap peluang pertumbuhan baru di luar bisnis batu bara termal.
Memasuki tahun 2026, perseroan memandang prospek usaha secara positif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Fokus strategis perusahaan akan diarahkan pada peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi kinerja anak usaha, pengembangan bisnis non coal, serta penguatan sinergi antar lini usaha. Perseroan juga melihat peluang pertumbuhan dari meningkatnya perhatian terhadap transisi energi, pengembangan energi surya, serta kebutuhan akan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.
Baca Juga
Mitrabara Adiperdana (MBAP) Bagi Dividen Rp 46,64 Miliar dan Garap EBT
Perseroan, dikatakan Direktur Utama Mitrabara Adiperdana Yulius Leonardo menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar US$ 105 juta pada 2026. Sebagian besar dana tersebut akan dialokasikan untuk investasi dan pengembangan anak usaha perseroan.
Di mana sekitar 97% dari capex 2026 akan difokuskan untuk mendukung ekspansi dan pengembangan bisnis anak usaha secara berkelanjutan.
“Capex 2026 ini rencana dan investasi perseroan ada di sekitar US$ 105 juta. Itu diperkirakan sekitar 97% untuk investasi dan pengembangan anak usaha perseroan sesuai dengan rencana kontinuitas dan jangka panjang,” ujar Yulius di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Menurut dia, rencana investasi tersebut sejalan dengan strategi perseroan untuk memperkuat bisnis anak usaha yang sudah ada sekaligus mencari peluang usaha baru di masa mendatang. MBAP berharap seluruh inisiatif pengembangan tersebut dapat memberikan hasil positif dalam jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Baca Juga
Mitrabara Adiperdana (MBAP) Raih Kontrak Jasa Pertambangan Rp 488 Miliar
Sementara itu, Direktur Mitrabara Adiperdana Helmy Paramaditya, mengungkapkan perseroan juga tengah membuka peluang akuisisi tambahan untuk memperkuat bisnis pertambangan. “Untuk pengembangan usaha Mitrabara sendiri di bidang pertambangan, saat ini kami memang sedang melihat potensi yang ada,” katanya.
Namun demikian, ia menegaskan proses akuisisi masih berada pada tahap akhir evaluasi sehingga belum dapat dipublikasikan secara rinci kepada publik.
“Untuk tahapannya belum bisa kami bagikan saat ini, tetapi prosesnya sudah hampir final. Ketika sudah dapat dipublikasikan, nanti akan kami sampaikan,” ujarnya.

