Liabilitas Terpangkas Signifikan, Bakrie & Brothers (BNBR) Pertahankan Laba Rp 237,46 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) berhasil mempertahankan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 237,46 miliar tahun 2023, dibandingkan realisasi tahun sebelumnya Rp 266,13 miliar.
Raihan tersebut menjadikan laba per saham dasar perseroan tahun lalu mencapai Rp 7,15 per saham, dibandingkan periode sama tahun 2022 senilai Rp 12,56 per saham.
Baca Juga
Manajemen BNBR dalam rilis laporan kinerja keuangan tahun 2023, Kamis (14/3/2024), menyebutkan bahwa raihan laba tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan menjadi Rp 3,75 triliun tahun 2023, dibandingkan tahun 2022 hanya Rp 3,62 triliun.
Perusahaan grup Bakrie ini juga berhasil menekan beban pokok pendapatan dari Rp 2,91 triliun menjadi Rp 2,87 triliun. Alhasil laba bruto meningkat dari Rp 716,17 miliar menjadi Rp 883,37 miliar pada 2023.
Namun demikian, BNBR mencatatkan kenaikan beban karyawan, beban umum dan administrasi, beban penjualan. Hal ini menjadikan total beban usaha naik dari Rp 484,24 miliar menjadi Rp 535,06 miliar. Sedangkan laba usaha naik dari Rp 231,92 miliar menjadi Rp 348,31 miliar.
Baca Juga
Restrukturisasi Berlanjut, Bakrie & Brothers (BNBR) Mulai Menuai Hasil
BNBR juga mencatatkan penurunan dalam total aset dari Rp 17,46 triliun menjadi Rp 7,10 triliun tahun lalu.Penurunan tersebut dipengaruhi atas adanya pelemahan investasi jangka pendek pihak ketiga dari semula Rp 12,07 triliun menjadi Rp 589,27 miliar.
Begitu juga dengan total liabilitas perseroan turun dalam dari semula Rp 15,93 triliun menjadi Rp 4,44 triliun. Penurunan dalam dipengaruhi atas tak adanya lagi liabilitas derivatif tahun 2023, seperti tahun 2022 senilai Rp 11,50 triliun.

