Bagikan

IHSG Cenderung Melemah Hari ini, Saham Berikut Dipimpin MAPA Layak Dilirik

JAKARTA, investortrust.idIndeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/5/2026), diprediksi bergerak melemah dengan rentang pergerakan 6.920-7.100. Adapun tiga saham pilihan hari ini adalah MAPA, PNLF, dan BDMN.

BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG akan menguji level support pentingnya pada 6.900 – 6.920. Laju indeks akan dipengaruhi aksi cermati perkembangan isu kenaikan royalti mineral sembari menunggu beberapa rilis data penting seperti consumer confidence Indonesia dan pengumuman rebalancing MSCI di 12 Mei 2026.

Baca Juga

Perang Iran Dongkrak Laba Saudi Aramco Melonjak 26% di Kuartal I 2026

Laju idneks juga akan terpengaruh kenaikan indeks saham di Wall Street akahir pekan lalu. DI antaranya, Dow Jones naik tipis 0,025%. Begitu juga dengan S&P500 menguat 0,84% dan Nasdaq melesat lebih dari 1,71%.

Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham MAPA dengan target harga Rp 675-710, PNLF dengan target harga Rp 276-286, dan BDMN dengan target harga Rp 4.600-4.990.

Akhir pekan lalu, IHSG ditutup jatuh sebanyak 204,92 poin (2,86%) menjadi 6.969 diikuti dengan pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net sell) senilai Rp 389,31 miliar di seluruh pasar. Terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 436,38 miliar, BUMI mencapai Rp 82,88 miliar, dan TINS mencapai Rp 76,45 miliar.

Baca Juga

Iran Merespons Proposal AS via Pakistan

Kejatuhan indeks akhir pekan lalu dipicu atas merosotnya mayoritas saham big cap, khususnya saham emiten tambang AMMN turun 9,27%, saham TINS melemah 14,88%, saham INDY melemah 14,82%, saham INCO melemah 13,89%, BREN melemah 11,83%, EMAS juga jatuh 12,22%.

Penurunan ini juga dipengaruhi pelemahan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar turun 7,80%, sektor energi 4,59%, sektor industry 4,55%, sektor transportasi 5,72%, dan sektor consumer primer 3,39%, dan sektor keuangan 1,48%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor kesehatan 0,70.

Adapun saham dengan kenaikan tertinggi dibukukan mayoritas saham sektor kesehatan. Auto reject atas (ARA) melanda saham MPOW dengan kenaikan 34,55%, MEDS naik 34,48% menjadi Rp 117, IRRA naik 25% menjadi Rp 510, PEHA naik 24,83% menjadi Rp 372, KAEF menguat 24,51%, dan MORA naik 20% menjadi Rp 7.500.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024