BEI Unsuspend Perdagangan Saham SONA dan LMAX, Bagaimana Arah Pergerkannya?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesai (BEI) membuka kembali perdagangan saham dua emiten berikut, PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA).
“Suspensi perdagangan saham SONA dan LMAX serta LMAX-W dibuka kembali di pasar regular dan pasar tunai mulai sesi perdagangan sesi I pada 26 Maret 2024,” tulis pengumuman manajemen BEI di Jakarta, kemarin.
Baca Juga
Pendapatan Naik, Lippo Karawaci (LPKR) Berbalik Cetak Laba Rp 653,69 Miliar Tahun 2023
Sebelumnya, perdagangan saham SONA dihentikan sementara (suspensi) oleh BEI setelah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Suspensi merupakan upaya cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor.
Berdasarkan data BEI, saham SONA tercatat menguat 25% ke level Rp 1.700 pada penutupan pasar saham akhir pekan lalu. Bahkan, saham SONA menjadi saham paling cuan sepanjang pekan lalu dengan kenaikan mencapai 144%.
Sebaliknya suspensi saham LMAX dan LMAX-W) kemarin dipengaruhi atas penurunan harga kumulatif yang signifikan pada dua efek tersebut. Suspensi merupakan upaya cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor.
Baca Juga
6 Ruas Tol Baru Siap Beroperasi Fungsional Dukung Mudik Lebaran 2024
Adapun suspensi berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang, berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham LMAX.
Sebagai catatan, saham LMAX tercatat anjlok 9,84% ke level Rp 55 pada penutupan pasar saham akhir pekan lalu. Bahkan, sepekan terakhir saham LMAX tercatat anjlok sebesar 19,12% dari harga Rp 68 per saham pada tanggal 19 Maret 2024.

