Telkom (TLKM) Akan Buyback Saham di BEI dan NYSE, Nilainya Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) berencana melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan New York Stock Exchange (NYSE). Jumlah saham free float setelah buyback ditargetkan tidak akan kurang dari 15%.
Manajemen TLKM dalam keterbukaan informasi di BEI, Jumat (1/5/2026), menyebutkan bahwa total nilai pembelian kembali saham maksimal sebesar Rp1 triliun. Pelaksanaan buyback akan diselesaikan paling lambat dalam 12 bulan setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan pada 8 Juni 2026.
Baca Juga
Telkom (TLKM) Beberkan Alasan Keterlambatan Rilis Laporan Keuangan 2025, Target Rampung Bulan Ini
Manajemen menjelaskan, buyback saham ini mencerminkan keyakinan terhadap nilai jangka panjang dan prospek perseroan. Kebijakan tersebut juga ditujukan untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental perusahaan, serta mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Selain itu, manajemen menegaskan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak negatif material terhadap kegiatan usaha. Hal ini karena TLKM memiliki modal kerja dan arus kas yang memadai untuk menjalankan aksi korporasi tersebut secara bersamaan dengan operasional perusahaan. “Dengan demikian, transaksi ini tidak akan mempengaruhi pendapatan perseroan,” tulis manajemen.
Baca Juga
Telkom (TLKM) Rengkuh “The Best Corporate Emission Reduction Transparency Award 2026”
Berdasarkan data perdagangan di BEI, saham TLKM tercatat telah turun lebih dari 19% menjadi Rp2.810 sepanjang empat bulan pertama tahun ini atau secara year to date (ytd). Penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI.
Adapun hingga kini, Telkom (TLKM) terpantau belum merilis laporan kinerja keuangan tahun buku 2025 dan kuartal I-2026. Ditargetkan rilis laporan keuangan tuntas paling lambat 15 Mei 2026.

