'Capex' Astra International (ASII) 2026 Naik 10% Jadi Rp 36 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Astra International Tbk (ASII) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 36 triliun pada 2026, naik sekitar 10% dari realisasi capex tahun lalu yang senilai Rp 32 triliun.
Direktur Keuangan Astra International, Hsu Hai Yeh mengatakan, sebagian anggaran belanja modal tahun lalu dialokasikan pada bisnis alat berat dan pertambangan. Sementara tahun ini, penambahan capex akan dialokasikan untuk investasi.
Baca Juga
Astra International Umumkan Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru 2026, Rudy Jabat Presdir
“Sebagian besar akan dialokasikan untuk maintenance, namun kami juga akan terus berinvestasi pada sektor-sektor strategis dengan mempertimbangkan kondisi operasional, ekonomi, dan peluang yang ada,” ujar Hai Yeh dalam paparan publik di Menara Astra, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Dia menginformasikan, alokasi modal yang lebih rinci, termasuk fokus investasi akan disampaikan setelah proses strategic review selesai, sekira pertengahan tahun ini.
Presiden Direktur Astra International, Rudy menambahkan, anggaran yang pasti dikeluarkan adalah operasional capex, berjumlah Rp 18 triliun tahun lalu dan diperkirakan menjadi Rp 21 triliun tahun ini.
Baca Juga
Astra International (ASII) Sahkan Dividen Final Rp 292 per Saham, Total Rp 15,6 Triliun
Manajemen belum memberi keterangan jelas, arah investasi pada 2026 dan sektor usaha mana saja yang dibidik untuk pertumbuhan kinerja perseroan. Sementara bisnis di bidang kesehatan hanya dibahas sebagai salah satu investasi tahun sebelumnya.
“Kalau untuk investasi itu berkaitan dengan strategic review, nanti itu menentukan juga arah kami ke mana,” ujar Rudy.

