Saham MPRO ARA Berjilid-jilid Didukung Aksi Jonathan Tahir, Berikut Profilnya
JAKARTA, Investortrust.id – Saham PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) melesat dalam lima hari transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Lompatan harga kian kencang setelah Jonathan Tahir menambah kepemilikan saham di perusahaan properti ini.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham MPRO telah melesat dari level penutupan 26 September 2023 senilai Rp 1.245 menjadi Rp 3.600 pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (4/10/2023). Dengan demikian, harga saham MPRO telah melesat 189% dalam lima hari transaksi.
Baca Juga
Bahkan, hingga akhir sesi I di BEI hari ini, saham MPRO melesat hingga auto reject atas (ARA) setelah naik Rp 720 (25%) menjadi Rp 3.600. Berdasarkan data saham MPRO menguat sampai ARA dalam empat hari berturut-turut.
Lompatan harga saham MPRO tersebut mulai terjadi setelah Jonathan Tahir mengumumkan telah membeli sebanyak 22,45 juta saham MPRO, sehingga total kepemilikannya bertambah dari 34% menjadi 34,22%. Jonathan Tahirtercatat sebagai pemegang saham terbanyak disusul ayahnya, Dato Sri Tahir.
Baca Juga
Saham Maha Properti (MPRO) ARA Berkali-kali, Ternyata Gara-gara Ini
Hingga semester I-2023, perseroan membukukan penurunan pendapatan dari Rp 12,24 miliar menjadi Rp 1,54 miliar. Koreksi ini menjadikan rugi periode berjalan perseroan bertambah dari Rp 13,20 miliar menjadi Rp 21,41 miliar.
Berdasarkan data tahirfoundation.or.id, Jonathan Tahir juga tercatata sebagai Wakil Pimpinan Mayapada Group, yaitu grup yang menaungi berbagai usaha di bidang perbankan, asuransi, kesehatan, ritel, real estate dan media.
Baca Juga
Syahrul Hilang Kontak, Jokowi: Ada yang Punya Nomor Teleponnya?
Pria berusia 36 tahun atau kelahiran tahun 1987 tersebut juga didapuk sebagai pimpinan rumah Sakit Mayapadayang mengoperasikan 2dua rumah sakit. Dirinya juga menjabat sebagai pimpinan Forbes Indonesia dan MYP Ltd. MYP sendiri merupakan perusahaan publik di Singapura yang bergerak di bidang properti.
Pria peraih gelar sarjana dari National University of Singapore tahun 2009 ini dan ayahnya, Dato ‘Sri Prof Dr Tahir, yang merupakan pendiri dan pemimpin Tahir Foundation. Yayasan ini didirikan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat Indonesia dengan menyediakan akses pelayanan kesehatan dan pendidikan yang memadai.

