Kemendag Prediksi Ekspor RI Tahun 2024 Tak Berbeda dengan 2023
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi angka ekspor Indonesia pada tahun 2024 tidak jauh berbeda dengan tahun ini. Hal tersebut diakibatkan kondisi geopolitik dan perekonomian global yang serba tak pasti.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Budi Santoso menjelaskan nilai ekspor Indonesia memang turun dibandingkan tahun lalu. Namun Indonesia diprediksi masih bisa mencapai nilai ekspor yang sama dengan tahun 2023 pada 2024 mendatang.
"Menurut para ekonom, kondisi tahun depan (ekspor) tidak jauh berbeda (dengan tahun ini). Tapi dengan harapan kita tetap surplus di neraca perdagangan," ujarnya dalam diskusi "Export Outlook 2024" yang digelar secara daring oleh Sekolah Ekspor, Rabu (27/12/2023).
Baca Juga
Kemenperin Targetkan Partisipasi Berbagai Pameran Internasional Tahun 2024
Berdasarkan pemaparan datanya, Budi menjelaskan nilai ekspor Indonesia pada Januari-November 2024 baru mencapai US$ 236 miliar. Hal tersebut menunjukkan penurunan secara year on year (yoy) dibandingkan tahun 2023 yakni sebesar US$ 268 miliar.
"Jadi ada penurunan 11% (secara yoy), surplus kita juga turun 33% jadi US$ 33,63 miliar," ucapnya.
Dia pun memaparkan surplus neraca perdagangan Indonesia pada November 2023 sebesar US$ 2,41 miliar. Angka itu lebih rendah dibandingkan Oktober 2023 sebesar US$ 3,47 miliar dan November 2022 yang mencapai US$5,10 miliar.
Baca Juga
Meski demikian, Budi optimistis Indonesia mampu menjaga tren kenaikan nilai ekspor yang berlangsung pada 5 tahun terakhir. Apalagi produk industri, termasuk hasil dari hilirisasi mulai mendominasi nilai ekspor Indonesia.
"Dalam 5 tahun terakhir tren ekspor kita positif 10%, meningkat terus, walaupun 2018 ke 2019 turun. Tahun 2018 sempat defisit 8,7 persen, kemudian defisit 3,6 persen pada 2019, tapi ekonomi kita sangat bagus. Begitu Covid-19 selesai, 2020 langsung surplus," kata Budi. CR-14

