Menko Airlangga Minta Kadin Bantu Siapkan Strategi Kerek Perekonomian 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto meminta pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk membantu pemerintah membuat program untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kami mohon agar pengurus Kadin bisa terus mendorong berbagai program yang terkait dengan yang sudah disiapkan pemerintah,” kata Airlangga saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional Kadin Indonesia, di Jakarta, Senin (1/12/2025).
Airlangga menjelaskan ke depan akan terjadi upside risk, alih-alih downside risk. Sebagai langkah antisipatif, pemerintah telah meluncurkan program untuk mendorong belanja masyarakat melalui acara belanja nasional.
“Angka total yang dibelanjakan ditargetkan Rp 120 triliun,” kata dia.
Total belanja tersebut digunakan untuk diskon kereta api, perhelatan pariwisata, diskon belaja di minimarket Alfamart, Indomaret, dan lainnya. Seluruh program diskon tersebut menargetkan transaksi total mencapai Rp 56 triliun.
Tak hanya itu, Airlangga juga memaparkan bahwa pemerintah menyokong belanja hari nasional melalui daring atau Harbolnas periode 10-16 Desember 2025. Kegiatan ini ditargetkan mencapai transaksi sebesar Rp 56 triliun.
Pemerintah juga menyiapkan program belanja di Indonesia saja di seluruh mall dengan periode belanja 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2025. Target transaksi mencapai Rp 30 triliun.
Baca Juga
Pemerintah Kebut Finalisasi Perpres Penguatan Logistik Nasional, Airlangga Beri Kabar Terbaru
“Jadi dengan demikian seluruh potensi yang ada kita kerahkan,” jelas dia.
Airlangga mengatakan pemerintah akan terus mendorong belanja untuk program prioritas nasional pada 2026. Pada tahun mendatang, belanja untuk program prioritas nasional mencapai Rp 2.567,9 triliun dari anggaran Rp 3.842 triliun.
Selain belanja pemerintah, Presiden Prabowo Subianto juga telah mendorong negosiasi tarif rendah dengan Amerika Serikat (AS). Dengan penurunan tarif resiprokal, dari 32% menjadi 19%, pemerintah berharap dapat melindungi 5 juta pekerja untuk sektor pakaian jadi dan furnitur.
PR untuk Kadin Indonesia
Airlangga menyatakan terdapat sejumlah ruang yang bisa dimaksimalkan Kadin Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain strategi dan program, Airlangga menyebut Kadin Indonesia juga dapat mengisi talenta digital yang dibidik pemerintah untuk menguatkan sektor ekonomi digital.
“Kita butuh 12 juta talenta dan saya berharap Kadin Indonesia bisa mengisi untuk hal tersebut,” ujar dia.
Airlangga menyebut Kadin Indonesia juga dapat berpartisipasi untuk mendorong investasi. Sebab, hingga September 2025 baru mencapai Rp 1.434 triliun atau 75% dari target Rp 1.900 triliun.
“Penyerapan tenaga kerja juga menjadi PR untuk teman-teman Kadin,” ucap dia.

