Harga Beras di Tingkat Penggilingan hingga Eceran Terkerek, Naik 5,03% YoY
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) merekam perkembangan harga beras di tingkat penggilingan, grosir, dan eceran mengalami kenaikan secara tahunan dan turun secara bulanan.
“Rata-rata harga beras di penggilingan pada November 2025 secara total turun 0,88% secara bulanan tetapi naik 6% secara tahunan,” kata Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, di kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (1/12/2025).
Rata-rata harga beras pada Oktober 2025, di tingkat penggilingan, tercatat sebesar Rp 13.439 per kilogram. Angka tersebut turun pada November 2025 menjadi Rp 13.320 per kilogram.
Baca Juga
Pudji menjelaskan berdasarkan kualitasnya, beras premium mengalami penurunan harga sebesar 6% secara bulanan, namun naik sebesar 5,48% secara tahunan. Sementara beras medium turun 0,97% secara bulanan, tapi naik 6,46% secara tahunan.
Di tingkat grosir, BPS mencatat penurunan harga beras secara bulanan sebesar 0,93% dan kenaikan harga 5,03% secara tahunan. Harga beras di tingkat grosir pada November 2025 tercatat sebesar Rp 14.131 per kilogram.
Pudji memaparkan beras di tingkat eceran juga mengalami deflasi secara bulanan sebesar 0,59% dan inflasi 3,72% secara tahunan. Harga rata-rata beras di tingkat eceran ini tercatat sebesar Rp 15.067 per kilogram.

