Pilpres 1 Putaran dan Prabowo Menang Dinilai Untungkan Investor, Ini Alasannya
JAKARTA, Investortrust.id - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menyebut, kepastian investor untuk membuat keputusan berinvestasi akan lebih cepat, jika Pilpres 2024 berlangsung satu putaran. Bila Prabowo Subianto berhasil memenangkan pilpres, arah kebijakan juga dinilai sudah jelas karena melanjutkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Faisal, keputusan berbisnis pada pemilu ini sama kondisinya dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana pengusaha maupun investor masih melihat dan menunggu arah kebijakan pemerintah. “Jadi, keputusan bisnis kalau 1 putaran, yang tadinya masih wait and see, yang tadinya masih ditahan delay atau pospone, sekarang menjadi lebih cepat untuk diputuskan,” ucapnya kepada Investortrust.id, Jumat (16/02/2024).
Raih Suara 56,78%
Lebih lanjut, Faisal menilai, apabila paslon Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berhasil memenangkan pilpres, maka arah kebijakan sudah jelas karena melanjutkan pemerintahan Presiden Jokowi. “Sudah kelihatan bagaimana arah kebijakan ke depan, kalau Pak Prabowo-Gibran kan sudah jelas melanjutkan kebijakan Pak Jokowi. Dari sisi predictability, arah kebijakan sudah lebih jelas bagi para investor,” ucap Faisal.
Berdasarkan real count dengan data 413.468 tempat pemungutan suara (TPS) atau 50,22% dari data 823.236 TPS yang masuk ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Prabowo-Gibran meraih sebanyak 29.673.286 suara atau 56,78%.

