Miliki Potensi Besar, Investasi Industri Halal Terus Meningkat hingga Tembus Rp 6 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat komitmen investasi industri halal di kawasan industri halal melalui pipeline hingga 2024 mencapai Rp 6 triliun.
Kepala Pusat Industri Halal Kemenperin Kris Sasono Ngudi Wibowo menjelaskan, investasi di sektor halal itu direalisasikan bertahap dan sebagian sudah memasuki tahap progres.
Baca Juga
Kemenperin Dorong Pengembangan 4 Kawasan Industri Halal di Indonesia
“Sebanyak Rp 6 triliun investasi sudah masuk dalam pipeline. Saat kawasan industri ditetapkan sebagai kawasan halal, investor menyiapkan perencanaan. Saat ini sebagian sudah berjalan,” ujar Kris di Jakarta, Senin (22/9/2025).
Meski begitu, Kris menegaskan target investasi tahun ini masih menunggu hasil pertemuan dengan pelaku industri dalam ajang Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2025 yang digelar 25–28 September 2025 di ICE BSD Tangerang.
“Tahun ini belum pasti, kita tunggu hasil dari Halal Indo. Saat ini target masih dikumpulkan,” jelasnya.
Baca Juga
Menkeu Purbaya: Belum Saatnya Bentuk Badan Penerimaan Negara (BPN)
Ia menambahkan, potensi pasar industri halal sangat besar dengan Indonesia menempati posisi ketiga dunia setelah Malaysia dan Arab Saudi. Pada 2024, ekspor industri halal Indonesia tercatat senilai US$ 65,2 miliar.
“Kalau melihat indikator, Indonesia di peringkat ketiga dunia. Pertama Malaysia, kedua Arab Saudi, tapi di beberapa aspek kita ada di posisi pertama,” ungkap Kris.

