Badan Intelijen Kemenkeu Usulkan Anggaran Rp 1,54 Triliun untuk 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan (BaTII) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengusulkan anggaran sebesar Rp 1,54 triliun untuk menjalankan operasionalnya pada 2026.
“Untuk 2026, fungsi kami di dukungan manajemen, total seluruh pagu anggaran yang kami mohonkan adalah Rp 1,54 triliun,” kata Kepala BaTII Suryo Utomo, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Usulan anggaran tersebut akan digunakan untuk belanja pegawai sebesar Rp 12,03 miliar, belanja barang operasional sebesar Rp 859,82 miliar, belanja barang non-operasional Rp 35,1 miliar, dan belanja modal sebesar Rp 642,26 miliar.
Sebagai organisasi baru, Suryo mengatakan BaTII dibentuk dengan fokus melaksanakan fungsi sistem informasi dan menjaga data yang ada di Kemenkeu. Selain itu, BaTII akan menjalankan transformasi yang berkesinambungan.
Baca Juga
Kemenkeu Sudah Terbitkan SBN untuk Pasar Ritel Rp 103 Triliun per Agustus 2025
“Kami memiliki andil menyediakan data dan informasi yang berkualitas, serta pelaksaan digitalisasi layanan Kementerian Keuangan yang berkualitas, mudah, dan handal,” ujar dia.
Untuk mencapai target tersebut, Suryo mengungkapkan strategi yang akan dijalankan. Salah satunya memutakhirkan data kelola teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Kemenkeu.
“Kemudian meningkatkan performa dan infrastruktur TIK yang kami miliki saat ini, pengembangan Core System APBN dan Office Automation yang lebih memudahkan cara kami bekerja,” kata dia.

