Proyek Infrastruktur dan Belanja Barang Modal Dorong PMTB Tumbuh 6,99% di Kuartal II-2025
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) pada kuartal II-2025 mencapai 6,99% secara tahunan. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS), Moh. Edy Mahmud, menyebutkan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh proyek infrastruktur pemerintah dan belanja barang modal.
“Pembangunan infrastruktur yang berlangsung di beberapa daerah, baik pembangunan baru maupun lanjutan dari periode sebelumnya, menjadi pengungkit utama,” ujar Edy dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/8/2025).
Beberapa proyek strategis nasional yang menjadi pendorong utama di antaranya adalah pembangunan jalan tol Kutepat (Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat) seksi IV di Sumatera Utara, Tol Japek 2A Selatan di Jawa Barat, MRT fase 2A Jakarta, MRT Bali, tanggul laut fase C Jakarta, serta terowongan di Samarinda, Kalimantan Timur.
“Termasuk juga proyek nasional program 3 juta rumah,” tambah Edy.
Selain proyek infrastruktur, barang modal jenis mesin dan perlengkapan turut berkontribusi signifikan, dengan pertumbuhan mencapai 25,3%. Hal ini tercermin dari meningkatnya nilai impor barang modal, khususnya mesin, yang berasal dari luar negeri.
Baca Juga
Berdasarkan data neraca perdagangan Januari–Juni 2025:
-
Impor bahan baku atau penolong: US$ 82,75 miliar (tumbuh 2,56%)
-
Impor barang modal: US$ 23 miliar (tumbuh 20,9%)
-
Impor barang konsumsi: US$ 10,18 miliar (terkontraksi -2,47%)
Komoditas mesin/peralatan mekanis menyumbang 17,09% dari total impor, dengan volume yang meningkat meskipun harga per unitnya menurun. Sedangkan mesin/perlengkapan elektrik memiliki porsi 14,52%, mengalami kenaikan baik dalam volume maupun harga per unit.
Pertumbuhan PMTB ini memperlihatkan peningkatan aktivitas investasi, terutama di sektor produktif seperti infrastruktur dan permesinan.

