Tekan Pengangguran, Cak Imin Gandeng Swasta Maksimalkan Bonus Demografi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mendorong sinergi pemerintah dengan swasta dalam menekan pengangguran dengan memaksimalkan bonus demografi. Pelibatan swasta untuk mendengar masukan agar kebijakan pemerintah terkait pemberdayaan angkatan kerja lebih tepat sasaran serta sesuai kebutuhan.
Baca Juga
AHY: Sektor Perumahan Bisa Tarik Investasi Rp 62,5 Triliun dan Ciptakan 2,3 Juta Lapangan Kerja
Menurutnya, tenaga produktif yang berlimpah di Indonesia harus dimanfaatkan dan tidak boleh disia-siakan. “Strategi yang tepat membutuhkan sinergi kolaborasi sekaligus bantuan para pihak khususnya pelaku usaha untuk agar angkatan kerja kita benar-benar berdaya,” katanya saat memimpin rapat tingkat menteri (RTM) di Plaza BP Jamsostek, Senin (28/7/2025) dikutip dari keterangan tertulis.
Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menjelaskan, RTM ini digelar untuk merumuskan kebijakan dan tindakan untuk memaksimalkan tenaga produktif yang tersedia di Indonesia.
“Perlu kiranya kita duduk bersama pemerintah dan seluruh pelaku usaha, khususnya menghadapi peluang yang masih ada terhadap bonus demografi yang begitu besar,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap melalui RTM ini dapat mempercepat penyelesaian permasalahan pemberdayaan angkatan kerja.
Adapun sejumlah pimpinan kementerian/lembaga dan perusahaan swasta yang menghadiri rapat ini, di antaranya Wakil Menteri Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Wakil Menteri Dikdasmen Fajar Riza Ul haq, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer.
Baca Juga
Lapangan Kerja Seret dan Persoalan 'Skill', Menaker Beberkan Solusi Jitu Hadapi Pengangguran
Kemudian, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf, dan Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria. Hadir pula, Chief Operational Officer Danantara Pandu Sjahrir.
Sementara itu, sejumlah perusahaan swasta yang dilibatkan, d iantaranya Lion Air, Grup Ciputra, dan Paragon Corp, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir, PT Samudera Indonesia Tbk, dan PT Omah Tumbuh Potensi, PT Mondelez Indonesia, PT Blue Bird Tbk, Shopee Indonesia, TikTok Indonesia, dan Tokopedia.

