Ekonomi RI Tumbuh 5,17% pada Kuartal II-2023
JAKARTA, investortrust.id -- Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,17%pada kuartal II-2023 dibandingkan periode sama tahun lalu. Realisasi ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,4%.
BPS menyebutkan, perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2023 mencapai Rp5.226,7 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp3.075,7 triliun.
Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 3,86% (qtq).“Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 15,80%. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 41,30%,” demikian jelas BPS, Senin (7/8/2023).
Sementara itu, Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 terhadaptriwulan II-2022 tumbuh sebesar 5,17% (yoy). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 15,28%. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,62%.
BPS juga menyatakan ekonomi Indonesia semester I-2023 terhadap semester I-2022 tumbuh sebesar 5,11% (ctc). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 15,59%. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 7,53%.
Sedangkan ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan II-2023 terlihat menunjukkan penguatan pada beberapa wilayah. Kelompok provinsi di Pulau Jawa menjadi kontributor utama ekonomi Nasional dengan peranan sebesar 57,27% dan mencatat laju pertumbuhan sebesar 5,18% (yoy) dibanding triwulan II-2022.
