Mendag Optimistis Masuknya Investasi ke RI Jadi Kunci Hadapi Perang Tarif Trump
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengajak para investor untuk berinvestasi di sektor berorientasi ekspor dan bidang yang mengedepankan hilirisasi.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan daya saing Indonesia di pasar global menghadapi perang tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Baca Juga
Potensi Emas Idle di Masyarakat Ada 1.800 Ton, OJK Dorong Optimalisasi untuk Dongkrak Ekonomi
Mendag Budi berharap, para investor dapat memanfaatkan kekayaan sumber daya alam di Indonesia melalui proses hilirisasi dalam upaya memasarkan produknya ke berbagai negara. Ia menilai komoditas yang bisa diekspor di Tanah Air sangat melimpah.
"Kami berharap investor asing dapat berinvestasi di Indonesia untuk produk yang berorientasi ekspor. Kami mempunyai sumber daya alam luar biasa banyak yang bisa menjadi komoditas ekspor," kata Budi pada acara "Indonesia Investment Summit: Project for Sustainable Growth", di Jakarta, Rabu (16/4/2025).
Baca Juga
Harga Minyak menuju Kenaikan Mingguan karena Sanksi AS ke Iran dan Pemangkasan OPEC
Menurut Budi, saat ini perekonomian global sedang menghadapi tantangan, terutama setelah Amerika Serikat mengenakan kebijakan tarif meski ditunda 90 hari. Merespons kebijakan tarif tersebut, para menteri ekonomi negara-negara ASEAN juga sepakat menempuh jalur diplomasi dan negosiasi.
"Kami yakin semua akan berjalan baik dan kita harus optimistis. Investasi menjadi cara untuk menghadapi situasi global saat ini," lanjut Mendag Budi.
Lebih lanjut, Mendag Budi mengapresiasi terselenggaranya Asian Trade, Tourism, and Economic Council (ATTEC) sebagai upaya menarik investasi mancanegara ke Indonesia. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan. "Diharapkan kegiatan ini terus dilakukan. Kita harus menarik investasi dan jemput bola," tambah Mendag Budi.

