Bamsoet: Prospek Investasi RI Cerah, Tapi Tetap Butuh Stimulus dari Pemerintah
JAKARTA, investortrust.id - Ketua MPR periode 2019-2024 Bambang Soesatyo (Bamsoet) optimistis jika Indonesia masih memiliki prospek investasi yang cerah ke depannya. Namun, hal tersebut harus dibarengi dengan berbagai stimulus dari pemerintah.
“Indonesia masih memiliki prospek yang bagus untuk perusahaan investasi, memiliki optimisme untuk investasi,” ujarnya, kepada media, di acara Halal Bihalal Ketua MPR Ahmad Muzani, di Komplek Widya Chandra, Senayan, Jakarta, Rabu (2/4/2025).
Meski begitu, lanjut Bamsoet, hal tersebut perlu dibarengi dengan pemberian berbagai stimulus dari pemerintah untuk mendorong investasi yang masuk ke dalam negeri semakin besar.
“Memang dibutuhkan berbagai stimulus baru untuk memperlonggar pengetahuan ekonomi,” katanya.
Baca Juga
Sekadar informasi, melansir laman Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, sepanjang tahun 2024 realisasi investasi di Indonesia berhasil mencapai Rp 1.714,2 triliun, tumbuh 20,8% dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui target sebesar 103,9% dari angka yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp 1.650 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 2,46 juta orang.
Sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, komposisi capaian realisasi investasi di 2024 masih didominasi oleh Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 900,2 triliun (52,5%), diikuti Penanaman Modal Dalam Negeri Rp 814 triliun (47,5%). Serapan tenaga kerja Indonesia (TKI) menunjukkan peningkatan cukup signifikan, naik 34,7% dari tahun sebelumnya, sebanyak 2,46 juta orang.
“Ini menunjukkan bahwa kebijakan dan pembangunan yang dilakukan pemerintah untuk mendorong pemerataan direspon positif oleh dunia usaha,” ujarnya, medio Januari lalu.
Baca Juga
Investasi Jangka Panjang Diminati, 50% Sukuk Ijarah I BUMA Tahun 2025 Laku pada Tenor 5 Tahun

