Soroti Kenaikan Harga Komoditas Jelang Idulfitri, KPPU: Stok Masih Aman
JAKARTA, investortrust.id - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyoroti kenaikan harga komoditas pangan di pasar tradisional dan modern jelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Dari survei dan analisis komparasi dengan awal Ramadan, KPPU menyimpulkan terjadi kenaikan harga hampir di seluruh stok komoditas pangan di pasar.
“Dua komoditas, yakni cabai rawit dan bawang putih, mengalami kenaikan yang signifikan hampir di seluruh wilayah Indonesia,” kata anggota KPPU Eugenia Mardanugraha, dalam keterangan resminya, dikutip Senin (31/3/2025).
Eugenia menyebut kenaikan dua komoditas ini masih dalam kewajaran karena tingginya permintaan atas komoditas pangan jelang Idulfitri. Belum ditemukan terjadinya indikasi persaingan usaha tidak sehat dalam pasokan komoditas ini.
Harga bawang putih di seluruh pasar tradisional melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP), dengan harga tertinggi di Makassar sebesar Rp 47.500 per kilogram. Di pasar modern, harga tertinggi tercatat di Samarinda sebesar Rp 63.750 per kilogram.
Baca Juga
Atasi Harga Bawang Melonjak Jelang Lebaran, Bapanas Gelontorkan 1 Juta Ton ke Pasar
“Kenaikan harga bawang putih diperkirakan terjadi akibat kenaikan harga dari tingkat importir dan distributor,” ujar dia.
Sementara, harga cabai rawit mengalami lonjakan signifikan di Bandung seharga Rp 115.000 per kilogram dan Samarinda dengan harga Rp 167.450 per kilogram. Kenaikan harga cabai rawit terjadi di hampir seluruh wilayah survei.
KPPU melakukan survei di tujuh kota antara lain, Medan, Lampung, Bandung, Surabaya, Samarinda, Makassar, dan Yogyakarta. Harga komoditas yang dibandingkan menggunakan standar HAP atau Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Beberapa temuan yang disoroti yaitu, harga beras medium mengalami kenaikan dan berada di atas HET di seluruh wilayah survei. Harga beras tertinggi, tercatat di Samarinda dengan harga Rp 14.400 per kilogram.
Baca Juga
Wamendag Roro Ungkap Penyebab Harga Cabai Melambung Tinggi di Momen Idulfitri
“Sementara harga terendah ada di Lampung, Rp 13.216 per kilogram,” kata dia.
Di tingkat pasar modern, beberapa kota yang disurvei, KPPU menemukan kekosongan stok beras medium. Dari sisi harga, harga beras premium di pasar modern berada di kisaran Rp 14.900 hingga Rp 15.916 per kilogram.
“Harga tertinggi di Surabaya (Rp 15.795 per kilogram) dan harga terendah di Lampung serta Bandung (sesuai HET)” ujar dia.
Melihat kondisi ini, Eugenia mengatakan KPPU akan terus mendalami dan mengawasi penyebab kenaikan harga. KPPU rencananya menggandeng pemangku kepentingan dalam menjaga harga dan ketersediaan stok komoditas pangan.
“Dengan adanya kolaborasi antarpihak, diharapkan masyarakat mendapat jaminan ketersediaan pasokan komoditas di pasar dengan harga yang masih wajar,” ucap dia

