Posko Ramadan dan Idulfitri Sektor ESDM Dibuka, Stok BBM Aman hingga 21 Hari
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung bersama Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati serta manajemen PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) membuka Posko Ramadan dan Idulfitri sektor ESDM di kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (17/3/2025).
Posko Nasional Sektor ESDM ini bakal beroperasi mulai hari ini 17 Maret hingga 11 April 2025. Yuliot memperkirakan bakal terjadi peningkatan konsumsi energi baik bahan bakar minyak (BBM), listrik, maupun gas selama periode tersebut.
Baca Juga
RAFI 2025: Menteri ESDM Cek Langsung Stok dan Kualitas BBM di Baubau
“Oleh karena itu peran Posko Nasional Sektor ESDM sangat strategis dalam memastikan kelancaran pasokan energi nasional, terutama dalam mendukung arus mudik dan Lebaran yang melebarkan mobilitas jutaan masyarakat,” kata Yuliot dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (17/3/2025).
Sementara itu, Erika Retnowati menyampaikan, selama periode Posko Ramadan dan Idulfitri ini berlangsung, BPH Migas dan Pertamina menyiapkan 125 terminal BBM, 7.746 SPBU, dan 70 depot pengisian pesawat udara (DPPU), serta menyiagakan fasilitas tambahan di wilayah-wilayah dengan demand tinggi. “Secara umum kondisi ketahanan stok BBM aman, baik gasolin, gasoil, kerosin maupun avtur dengan ketahanan stok dijaga pada kisaran rata-rata 19-21 hari,” ujar Erika.
Dia memperkirakan, konsumsi harian BBM selama Idulfitri akan naik dengan konsumsi terbesar Pertalite sekitar 11,7%, kemudian Pertamax 11,2%. Selain itu, diprediksi adanya konsumsi harian avtur sebesar 7,3% dibandingkan konsumsi pada kondisi normal. Namun, untuk biosolar diperkirakan turun 16,2% karena pembatasan angkutan umum untuk logistik.
Baca Juga
Dari sektor gas, Kementerian ESDM melalui Ditjen Migas dan Pertamina menyiagakan 40 terminal LPG, 731 stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE), dan 6.517 agen LPG. Prognosa ketahanan stok LPG nasional dalam kondisi aman dengan coverage day LPG pada kisaran rata-rata 11-13 hari.
“Kondisi stok LPG dipertahankan tetap stabil selama periode Rafi (Ramadan dan Idulfitri) 2025 dan juga disiapkan agen dan pangkalan LPG yang siaga 24 jam, khususnya pada wilayah dengan demand tinggi,” terang Erika.

