Menkeu: Perencanaan Anggaran Pusat dan Daerah Belum Selaras, BAS Jadi Solusi
JAKARTA, Investortrust.id - Transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan harus didukung, termasuk oleh instrumen keuangan daerah APBD. Sayangnya berdasar evaluasi dari kinerja pengelolaan keuangan daerah menunjukkan, belum terdapat adanya keselarasan antara perencanaan dan penganggaran yang ada di pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.
“Untuk itu, dari sisi legislasi, kita telah menyelesaikan Perundang-undangan untuk meningkatkan koordinasi antara APBN dan APBD dari sisi kebijakan fiskal, yaitu melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 mengenai Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Koordinasi Nasional Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Rakornas P2DD) di Jakarta Selasa (3/10/2023).
Menurut Menkeu, salah satu fondasi penguatan hubungan keuangan pusat dan daerah yang penting melalui UU HKPD adalah sinergi Bagan Akun Standar (BAS) dan pemanfaatan platform digital.
Baca Juga
Realisasi Belanja APBN untuk Masyarakat Capai 55,5% dari Pagu Anggaran
Sinergi BAS yang dibangun oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, serta seluruh pemerintah daerah menjadi sangat penting sebagai syarat untuk meningkatkan digitalisasi secara maksimal.
“Sinergi BAS juga diperlukan untuk meningkatkan efektivitas intervensi fiskal dalam seluruh siklus pengelolaan keuangan daerah dan negara, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaporan,” kata Menkeu.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa salah satu yang mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah pembangunan ekonomi dan infrastruktur digital.
Baca Juga
Untuk mendukung hal tersebut, maka fokus pembangunan Indonesia melalui APBN tertuang pada bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena menurut Menkeu, infrastruktur digital dan hard infrastruktur bisa memberikan peningkatan produktivitas apabila ditunjang oleh kualitas sumber daya manusia yang baik.
“Tema dari rapat hari ini adalah Sinergi Nasional untuk Akselerasi Digitalisasi Daerah dalam Rangka Menuju Indonesia Maju. Ini merupakan sebuah tema yang sangat penting karena Indonesia memang terus berupaya di dalam meningkatkan pembangunan dan membangun fondasi di dalam rangka untuk mencapai status Indonesia maju dan negara dengan berpendapatan tinggi,” tuturnya.

