Luhut Sebut DEN Punya Penasihat Global, Ada Ruchir Sharma dan Ma Jun
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut lembaga yang dipimpinnya memiliki tiga ekonom di dalam daftar global advisory board atau dewan penasihat global. Luhut mengatakan tiga nama penasihat global yang dimiliki DEN, yakni Ruchir Sharma, Ray Dalio, dan Ma Jun.
“Global advisory board itu ada Ruchir Sharma. Penulis buku What Went Wrong with Capitalism. Ada juga kita punya Ray Dalio. Kita juga punya bekas wakil Bank Sentral China (People’s Bank of China/POBC)” kata Luhut di kantornya, Jakarta, Kamis (9/1/2025).
Baca Juga
Gabung BRICS, DEN Tegaskan Indonesia Negara Berdaulat yang Independen
Dengan adanya tiga ekonom global tersebut, Luhut menyebut, pemerintah betul-betul mendapat informasi yang komprehensif mengenai kondisi ekonomi dunia. Dari informasi yang didapat inilah, anggota DEN dapat berdiskusi dan memformulasikan masukan ke Presiden Prabowo Subianto.
“Jadi saya pikir ini yang dulu waktu zamannya pemerintahan yang lalu kita tidak pernah sempat punya,” kata dia.
Luhut menjelaskan, di periode pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) para menteri lebih banyak melakukan aksi. Berkaca pada kondisi ini, Prabowo Subianto membentuk DEN.
“Dengan ada ini (DEN) ya presiden bilang juga, ‘Pak Ketua ini berarti saya benar juga membuat DEN’. Ya saya bilang kalau presiden pasti benar,” ujar dia.
Menurut Luhut, DEN dapat efektif menghadapi keadaan dunia dan domestik dengan komposisi anggota yang ada. Salah satu isu yang menjadi perhatian penting DEN saat ini, yaitu meningkatkan daya beli masyarakat Indonesia yang dinilai lemah.
Baca Juga
DEN Siapkan Implementasi Digitalisasi Sesuai Target Presiden Prabowo
Selama menjabat Ketua DEN, Luhut menyebut banyak belajar dari para anggotanya. Dia menjelaskan para anggota DEN dipilih berdasarkan kepakarannya.
“Jadi saya melihat sekali bedanya pekerjaan ini dengan pekerjaan sebelumnya. Kami sudah bertemu Presiden cukup insentif dan juga menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan Presiden,” kata dia.

