Anies Baswedan Singgung Ekonomi Tumbuh tapi Pengangguran Terbuka Tidak Turun
JAKARTA, investortrust.id - Bakal Calon Presiden RI 2024-2029 Anies Baswedan menyinggung pertumbuhan ekonomi Indonesia tetapi tidak diikuti dengan penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT). Hal tersebut disampaikan Anies dalam Sarasehan 100 Ekonom yang diselenggarakan oleh INDEF pada Rabu (08/11/2023) di Jakarta.
Anies menyinggung keberhasilan peningkatan pertumbuhan ekonomi 6% di atas rata-rata namun tidak disertai dengan kemunculan lapangan pekerjaan yang setara.
"Maluku Utara PDB regionalnya 22,94%. Tapi penurunan TPT hanya 0,08%. Kemudian masyarakat di banyak tempat hanya menonton, tidak menikmati besarnya pertumbuhan ekonomi yang ada di kawasan itu," singgung Anies mencontohkan.
Anies juga menyayangkan peningkatan realisasi investasi yang justru dihadapkan dengan angka penurunan penyerapan tenaga kerja.
Baca Juga
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4,94% YoY, Lebih Rendah dari Kuartal II
"Dari tahun 2013 sampai tahun 2022 kalau kita perhatikan disini, investasi meningkat. Di 2013 dari Rp399 triliun meningkat menjadi Rp1.200 triliun tahun 2022. Tapi penyerapan tenaga kerja signifikan menurun," ujar Anies.
Mantan Rektor Universitas Paramadina tersebut juga membeberkan bagaimana industri pertanian dan manufaktur sebagai salah sektor penyerap tenaga kerja tertinggi, justru mengalami penurunan realisasi investasi.
"Sektor pertanian, manufaktur itu menyerap 44% tenaga kerja (investasinya) menurun. Sementara pertambangan yang hanya menyerap 1% tenaga kerja justru investasinya meningkat," tutur Anies.
Baca Juga
Menurut Anies, hal ini perlu diubah agar ke depan lebih banyak tenaga kerja yang dapat diserap seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan realisasi investasi.
"We need to change. Justru kita harus mendorong sektor yang menyerap banyak tenaga kerja untuk mengalami peningkatan," seru Anies.( CR-01)

