Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Bawah 5%, Menko Muhaimin Bilang Begini
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2024 sebesar 4,95% year on year, melambat dibanding kinerja kuartal sebelumnya. Meski di bawah 5%, angka ini masih lebih tinggi dibanding capaian ekonomi kuartal III-2023 yang tumbuh 4,94% yoy.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar memberikan tanggapan soal pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia kuartal III-2024 yang tidak sampai 5%. Menurut pria yang akrab disapa Cak Imin itu, ke depan pemerintahan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto akan bekerja untuk mencapai target pertumbuhan di angka 6-8%.
"Tentu, berbagai kementerian semua akan bekerja keras, termasuk yang ada dalam koordinasi Kemenko Pemberdayaan Masyarakat ini. Semua harus berkontribusi, dan kita berharap baik daerah maupun pusat, kelembagaan, pemerintahan maupun nonpemerintahan bahu-membahu berkontribusi meningkatkan pertumbuhan," kata dia ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (5/11/2024).
Baca Juga
BPS Sebut Industri Tekstil Melesat 7,43%, Melebihi Pertumbuhan Ekonomi
Sebagai menko PM, Cak Imin diberi tugas oleh Prabowo untuk mengoordinasikan enam kementerian teknis. Di antaranya adalah Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertingal (Kemendes PDT), Kementerian Koperasi (Kemenkop), Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan instansi lain yang dianggap perlu.
Sebelumnya pada Selasa (5/11/2024) pagi, BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2024 berada di angka 4,95% year on year. Pertumbuhan ekonomi kuartal III melambat jika dibandingkan dua kuartal sebelumnya. Pertumbuhan tercatat mencapai 5,11% secara tahunan pada kuartal I dan 5,05% yoy kuartal II.
Baca Juga
Siapkan Penyediaan Susu, Menkop: MBG Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa
Ditopang Industri Pengolahan
Menurut Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, pertumbuhan di kuartal III ditopang oleh industri pengolahan. Secara umum, lanjut dia, seluruh lapangan usaha tercatat tumbuh positif.
Dia menambahkan, lima lapangan usaha utama yang menopang pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2024 yaitu industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan. “Total share kelima lapangan usaha utama sebesar 64,94% terhadap produk domestik bruto atau PDB,” kata dia dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, Selasa (5/11/2024).

