Jelang Rilis Ekonomi AS, Kurs Rupiah Terus Melemah
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Dilansir Yahoo Finance, dalam perdagangan Selasa (29/10/2024) hingga pukul 09.30 WIB kurs rupiah bergerak melemah 14 poin (0.09%) ke level Rp 15.734/USD, yang sebelumnya berada di posisi Rp 15.720/USD.
Menurut Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro, indeks dolar AS (DXY) bergerak turun ke 104,2 pada hari Senin (28/10/2024), mendekati level tertinggi dalam tiga bulan, karena para pedagang bersiap menghadapi minggu yang sibuk dengan data yang akan memberikan wawasan lebih jauh tentang kekuatan ekonomi AS.
Baca Juga
Indikator utama yang akan dirilis minggu ini mencakup estimasi awal untuk pertumbuhan PDB, inflasi PCE, dan penggajian, tepat sebelum pemilihan presiden dan keputusan kebijakan moneter Fed minggu depan. Para pedagang telah memperkirakan penurunan suku bunga dana The Fed sebesar 25 bps bulan ini, dengan peluang untuk langkah tersebut saat ini berada di sekitar 96%.
"Dolar melemah terhadap sebagian besar pasangan mata uang tetapi menguat terhadap yen setelah koalisi yang berkuasa di Jepang kehilangan mayoritas parlementernya, yang semakin mempersulit rencana kenaikan suku bunga Bank of Japan," kata Andry dalam keterangannya, Selasa (29/10/2024).
Sebelumnya kurs Bank Mandiri mencatat Rupiah kemarin terdepresiasi 0,5% ke level Rp 15.725/USD (terdepresiasi 2,1% year to date). Ekonom Bank Mandiri itu memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar hari ini akan bergerak di kisaran Rp 15.713/USD hingga Rp 15.775/USD.
Baca Juga

