Ada Pilkada, Mendag Optimistis Pacu Likuiditas Perekonomian
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan alias Zulhas optimistis likuiditas perekonomian akan tumbuh positif di penghujung tahun 2024 ini. Hal tersebut lantaran adanya perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak se-Indonesia. Adapun masa kampanye akan dimulai esok (25/9) hari, dan pemungutan suara akan dilakukan pada 27 November mendatang.
"Pilkada itu biasanya semua orang senang gitu, yang tidak senang nanti yang kalah aja," kata Zulhas saat berdialog dengan pengusaha-pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (24/9/2024).
Ia meyakini daya beli masyarakat akan meningkat selama tahapan Pilkada serentak berjalan. Sejumlah konsumsi seperti pemesanan kaos, atribut kampanye hingga komoditas pendukung lain diyakini akan meningkat jelang hari pemungutan suara Pilkada tahun 2024.
"Bayar saksi, bayar ini, bayar itu, jadi uang beredar besar, pasti daya beli juga naik seperti Pileg yang lalu, semua keluar uang, Pilkada juga saya kira begitu," terang dia.
Meski demikian, Zulhas belum merinci besaran potensi peredaran uang yang akan terjadi sepanjang tahapan Pilkada serentak tahun 2024 ini. Khususnya saat masa kampanye serta hari pemungutan suara.
Sebagai informasi uang beredar mengalami pertumbuhan positif sepanjang perhelatan Pemilu lalu yakni pada Januari-Februari 2024. Berdasar rilis Bank Indonesia (BI) uang beredar pada Januari 2024 mencapai angka Rp 8.721,9 triliun atau tumbuh sebesar 5,4% (YoY). Sedangkan pada Februari 2024, uang beredar tembus hingga Rp 8.739,6 triliun atau tumbuh 5,3% (YoY).

