Jumat Sore, Jisdor BI Catat Kurs Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 15.100/USD
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah tampil impresif dalam perdagangan valas sepanjang Jumat (20/9/2024). Jisdor Bank Indonesia (BI) mencatat kurs rupiah ditutup menguat tajam 187 poin ke level Rp 15.100/USD, yang sebelumnya berada di posisi Rp 15.287/USD.
Menurut Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Edi Susianto, menguatnya kurs rupiah tidak lepas dari keputusan bank sentral untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) ke level 6%. Apalagi hal tersebut diperkuat usai Federal Reserve pada Rabu (19/9) waktu setempat, memangkas suku bunga 50 bps di kisaran 4,75% - 5,00%
"Sementara untuk pergerakan Rupiah yang menguat hari ini sejalan juga dengan penguatan mata uang Asia pada umumnya," kata Edi kepada Investortrust, Jumat (20/9/2024).
Kemudian kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank juga terliat melesat terhadap indeks dolar Amerika Serikat (AS). Dilansir Yahoo Finance hingga pukul 16.30 WIB, kurs rupiah bergerak menguat 84 poin (0,55%) ke level Rp 15.145/USD.
Sebagai informasi, The Fed memulai siklus pelonggaran yang dapat menyebabkan suku bunga turun sebanyak 125 basis poin tahun ini. Bank sentral memangkas suku bunga sebesar 50 bps - batas atas ekspektasi pasar. Namun Ketua Fed, Jerome Powell menawarkan prospek yang kurang dovish untuk suku bunga jangka menengah hingga panjang, dengan menyatakan bahwa suku bunga netral akan jauh lebih tinggi daripada yang terlihat di masa lalu
"Namun, para pedagang menyambut baik prospek penurunan tajam suku bunga dalam waktu dekat," kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi dalam keterangan tertulis, Jumat (20/9/2024).

