Citi Indonesia Prediksi Dolar AS akan Menguat Lagi Jelang Akhir Tahun
JAKARTA, investortrust.id - Citi Indonesia memperkirakan dolar Amerika Serikat (AS) akan menguat lagi menjelang akhir tahun 2024.
Hal itu diungkapkan Chief Economist Citi Indonesia Helmi Arman saat ditemui dalam acara Citi Indonesia Digital Leaders Summit 2024 di Hotel Park Hyatt, Jakarta, Rabu (7/8/2024).
"Dan ekspektasi bahwa Presiden Trump mungkin terpilih kembali, itu pandangan Citi cenderung positif dolar. Jadi ada kemungkinan dolar menguat lagi menjelang akhir tahun," ujar Helmi.
Helmi melihat, dalam jangka waktu dekat, rupiah akan mengalami nilai tukar yang baik. Di mana, hal tersebut didorong oleh ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed atau Fed Fund Rate (FFR).
"Kita view-nya, rupiah dalam jangka waktu dekat, menjelang dan mungkin sedikit sesaat setelah penurunan bunga The Fed, itu suplai valas di pasar domestik akan tertolong oleh capital inflow ke pasar SBN," ungkap Helmi.
Meski begitu, Helmi membeberkan, dengan adanya Pemilihan Umum (Pemilu) AS 2024 pada November mendatang, Citi menilai dolar bakal mengalami penguatan.
"Tapi memasuki akhir tahun itu kan ada pemilu di Amerika, dan ekspektasi bahwa presiden Trump mungkin terpilih kembali, itu pandangan Citi cenderung positif dolar," kata Helmi.
Sebelumnya, Helmi juga memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga Fed Fund Rate atau FFR sebanyak tiga kali pada tahun 2024, yaitu di September 50 basis poin (bps), November 50 bps dan Desember 25 bps.
"Jadi di September dan November itu 50 basis poin. Kemudian di Desember The Fed mungkin akan menormalisasi kadar penurunannya jadi sekitar 25 basis poin. Jadi total 125 tahun ini," jelas Helmi.

