Kurs Rupiah Ditutup Menguat di Rp 16.243/USD Kamis
Di pasar spot valas, sebagaimana dilansir Yahoo Finance hingga pukul 17.00 WIB, kurs rupiah bergerak menguat 24 poin ke level Rp 16.230/USD. Mata uang Garuda tampak perkasa terhadap greenback, dibanding posisi kemarin yang masih di level Rp 16.254/USD.
"Inflasi yang terjadi di AS serta kebijakan suku bunga The Fed sesuai dengan ekspektasi pasar. Hal ini membuat sejumlah mata uang Asia, termasuk rupiah, cenderung terapresiasi terhadap dolar AS," kata Kepala Ekonom PT Bank Central Asia (BCA) Tbk David Sumual kepada Investortrust.id, Kamis (1/8/2024).
Baca Juga
Ekspektasi Penurunan FFR September
Pelaku pasar memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunga acuan Fed Funds Rate pada September mendatang. Namun, menurut Ekonom BCA tersebut, pasar juga tetap harus memperhatikan sejumlah sentimen yang bisa saja membuat The Fed menunda kebijakan soal pemotongan suku bunga acuan.
"Ketegangan di Timur Tengah dan dampaknya ke harga minyak dan shipping cost bisa saja mendorong penundaan penurunan suku bunga oleh The Fed," kata David.
Baca Juga
Ia memperkirakan, pergerakan kurs cenderung akan relatif stabil di kisaran Rp 16.200 - Rp 16.300 per dolar AS dalam jangka pendek.

