Gubernur BI akan Bocorkan Perkembangan Rupiah Digital Pekan Ini
JAKARTA, investortrust.id - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan akan meluncurkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025-2030. Dia menyebut peluncuran BSPI ini akan fokus pada inovasi, konsolidasi industri, dan ekspansi pembayaran lintasbatas, serta membahas pula rupiah digital..
“Minggu ini, saya akan meluncurkan cetak biru sistem pembayaran Indonesia (tahap) kedua, 2025-2030,” kata Perry saat membuka "18th Bulletin of Monetary Economy and Banking International Conference (BMEB) 2024", di Jakarta, Senin (29/7/2024).
Baca Juga
BI: Masyarakat Pilih DLT Permissioned sebagai Teknologi Rupiah Digital
Perry mengatakan tahap kedua BSPI 2025-2030 akan memuat mengenai empat “i” dan rupiah digital. I pertama yaitu peningkatan infrastruktur pembayaran. Dia menyebut BI akan memodernisasi pembayaran BI Fast dan mengundang sektor swasta mengembangkannya.
Terhubung Nexus
Infrastruktur kedua adalah modernisasi infrastruktur pembayaran wholesale secara Real Time Gross (RTG). Pembayaran secara multi-currency akan dilakukan tidak hanya secara domestik, tetapi juga lintasbatas negara. “Infrastruktur lintasbatas ini akan terhubung dengan Nexus,” kata dia.
Nexus merupakan proyek pertama BIS Innovation Hub di bidang pembayaran yang menuju implementasi. BIS berperan sebagai penasihat Proyek Nexus, sekaligus akan menyiapkan skema operasional dan membuka peluang bagi peserta baru dari seluruh dunia.
Infrastruktur ketiga yaitu data pembayaran. Perry mengatakan data transaksi pembayaran oleh nasabah ke bank dan nonbank secara digital akan melewati data pembayaran BI. “Kami juga akan berdiskusi dengan industri, mana data pembayaran yang dapat dipublikasikan, baik kontraktual atau privasi,” kata dia.
Baca Juga
Keempat yaitu internasionalisasi infrastruktur. Perry mengatakan BI akan memperluas sistem pembayaran lintasbatas, tidak hanya di Asia tapi juga di seluruh dunia.
“Kami sudah memiliki kerja sama QRIS dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand,” ujar dia.
Rencana 3 Mata Uang Rupiah
Perry menjelaskan lebih lanjut, dalam BSPI 2025-2030 terdapat juga pembahasan rupiah digital. Di masa depan, Indonesia akan memiliki tiga mata uang rupiah, yaitu rupiah kertas, elektronik, dan digital.
“Rupiah digital akan kami persiapkan untuk masa depan,” kata dia.
Saat ini, kata Perry, persiapan rupiah digital dalam tahap memilih teknologi pendukungnya. Opsinya adalah secara terpusat atau terdesentralisasi.

