Akan Terbit Tahun Ini, OJK Bocorkan Poin Penting Roadmap Dana Pensiun
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono mengungkapkan, roadmap pengembangan dan penguatan dana pensiun saat ini masih dalam tahap penyelesaian. Roadmap tersebut rencananya akan diluncurkan pada tahun ini.
”Poin penting dalam roadmap ini adalah bagaimana sinergi pada ekosistem program pensiun di Indonesia, baik program pensiun wajib maupun pensiun sukarela dalam rangka mempersiapkan kesejahteraan masyarakat setelah melewati usia ptoduktif,” katanya, dalam keterangan tertulis, belum lama ini.
Selain itu, lanjut Ogi, tujuan dari peluncuran roadmap ini untuk mendukung tercapainya replacement ratio yang mengikuti standar dari International Labour Organization (ILO), yakni sebesar 40%.
Baca Juga
Dorong Literasi Mahasiwa, IFG Luncurkan Buku Asuransi dan Dana Pensiun
Selain itu, beberapa fokus yang akan didorong dalam roadmap ini ialah untuk memperkuat berbagai elemen di industri dana pensiun, seperti tata kelola, investasi, strategi sumber daya manusia (SDM), dan manajemen risiko.
“Sampai dengan perluasan cakupan melalui digitalisasi, termasuk jangkauan pada sektor informal,” kata Ogi.
Sementara itu, industri dana pensiun terus menjalankan bisnisnya secara optimal, dengan menempatkan dananya pada sejumlah instrumen investasi.
Baca Juga
Menurut Ogi, dari sisi portofolio investasi, dana pensiun sukarela per Maret 2024 masih didominasi oleh instrumen surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 128,32 triliun atau memiliki porsi 36% dari total investasi.
“Hal ini dilatarbelakangi oleh tren kenaikan suku bunga dan fokus pengurus dana pensiun untuk menjaga stabilitas kinerja investasi di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar keuangan global,” jelasnya.
Instrumen investasi terbesar lainnya ada pada deposito dan obligasi. Di mana, masing-masingnya memegang pangsa terhadap total investasi 26% dan 19%.

