Inflasi AS Menuju Sasaran, Kurs Rupiah Dibuka Menguat Senin Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah dibuka menguat dalam perdagangan awal pekan, Senin (29/7/2024) hari ini. Dilansir Yahoo Finance, kurs rupiah pada pukul 09.30 WIB bergerak menguat 15 poin ke level Rp 16.269/USD, dibanding hari perdagangan sebelumnya di posisi Rp 16.284/USD.
Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro menyoroti sejumlah data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang turut memengaruhi pergerakan indeks dolar Amerika yang melemah. "Ada tanda-tanda meredanya tekanan harga dan pasar tenaga kerja yang mendingin. Ini dapat meningkatkan keyakinan The Fed bahwa inflasi AS bergerak menuju target The Fed sebesar 2%," katanya dalam keterangan pada Senin (29/7/2024).
Minggu ini, lanjut dia, investor akan menunggu rilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal II-2024 di beberapa negara maju G7. Selain itu, data lowongan kerja JOLT AS, serta keputusan suku bunga acuan oleh Bank of Japan, The Fed, dan Bank of England.
Baca Juga
Data Personal Spending
Adapun pengeluaran pribadi AS, lanjut dia, meningkat 0,3% pada Juni 2024, setelah kenaikan 0,4% yang direvisi naik pada Mei. Pengeluaran ini mencakup lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi Negeri Paman Sam.
Sedangkan kompensasi karyawan naik 0,3% pada Juni 2024. Ini turun dari kenaikan 0,6% pada bulan sebelumnya.
Angka tersebut, di satu sisi, kembali menegaskan tanda-tanda meredanya tekanan harga dan pasar tenaga kerja yang mendingin, yang dapat meningkatkan keyakinan The Fed bahwa inflasi bergerak menuju target Fed sebesar 2%.
Baca Juga
Dibayangi Kekhawatiran Permintaan China, Minyak Anjlok Lebih dari 1%
Sebelumnya, Mandiri mencatat kurs mata uang Garuda pada 26 Juli 2024 terdepresiasi 0,3% menjadi Rp 16.290/USD. Sedangkan secara year to date terdepresiasi 5,80%.
Sedangkan untuk perdagangan hari ini, ekonom Bank Mandiri itu memperkirakan kurs rupiah akan bergerak fluktuatif di kisaran Rp 16.210 - Rp 16.295 per dolar AS.

