KKP Catat Neraca Perdagangan Perikanan Surplus Rp 40,67 Triliun Semester I
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat surplus neraca perdagangan sektor kelautan dan perikanan pada semester I-2024. Nilainya mencapai US$ 2,49 miliar atau setara Rp 40,67 triliun.
Staf Ahli Menteri Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut KKP Hendra Yusran Siry dalam paparannya menyebut, surplus neraca perdagangan tersebut naik 6,2% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. "Surplus tersebut terjadi karena nilai ekspor hasil perikanan Indonesia hingga semester I mencapai US$ 2,71 miliar atau setara Rp 44,24 trillium. Ini naik 1% dibanding periode sama pada 2023," ucapnya dalam konferensi pers di Gedung KKP, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2024).
Lebih lanjut, Hendra menjelaskan, nilai impor perikanan RI sebesar US$ 0,22 miliar. Ini setara Rp 3,58 triliun.
PDB Perikanan 3,49%
Selain itu, kata dia, produk domestik bruto (PDB) perikanan hingga saat ini mencapai 3,49% dari total nasional. "Produksi perikanan mencapai 11.819.118 ton. Sedangkan nilai tukar nelayan kita 101,62, dan nilai tukar pembudidaya ikan 101,35," paparnya.
Staf Ahli Menteri Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut KKP Hendra Yusran Siry dalam paparannya menyebut, surplus neraca perdagangan tersebut naik 6,2% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. "Surplus tersebut terjadi karena nilai ekspor hasil perikanan Indonesia hingga semester I mencapai US$ 2,71 miliar atau setara Rp 44,24 trillium. Ini naik 1% dibanding periode sama pada 2023," ucapnya dalam konferensi pers di Gedung KKP, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2024).
Baca Juga
Surplus Neraca Perdagangan US$ 2,39 Miliar Juni, Berlanjut 50 Bulan Berturut-turut
Lebih lanjut, Hendra menjelaskan, nilai impor perikanan RI sebesar US$ 0,22 miliar. Ini setara Rp 3,58 triliun.
PDB Perikanan 3,49%
Selain itu, kata dia, produk domestik bruto (PDB) perikanan hingga saat ini mencapai 3,49% dari total nasional. "Produksi perikanan mencapai 11.819.118 ton. Sedangkan nilai tukar nelayan kita 101,62, dan nilai tukar pembudidaya ikan 101,35," paparnya.
Baca Juga
Menteri Trenggono Targetkan Produksi Perikanan Capai 24,58 Juta Ton pada 2025
"PNBP kita di sektor kelautan dan perikanan telah mencapai Rp 963,64 miliar, rasio ekspor ikan dan hasil perikanan yang diterima negara tujuan ekspor adalah 99,9%," tandas Hendra.
