Indonesia-Jepang Kerja Sama Bangun Transportasi Publik Inklusif
JAKARTA, investortrust.id – Melalui kerangka kerja sama ASEAN-Jepang, pemerintah Indonesia menggandeng pemerintah Jepang untuk membangun pelayanan transportasi publik yang inklusif bagi seluruh kalangan masyarakat. Kerja sama dilakukan melalui evaluasi lapangan terhadap pelayanan transportasi publik bagi penyandang disabilitas dan lansia di Indonesia, yang dilakukan di Stasiun MRT ASEAN dan Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia.
Kepala Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan (PPTB) Tri Cahyadi menyampaikan, Kementerian Perhubungan melalui PPTB bekerja sama dengan Sekretariat ASEAN menjadi fasilitator kegiatan evaluasi yang melibatkan para ahli dari Jepang. Adapun tim evaluasi terdiri dari perwakilan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang serta para ahli dan konsultan asal Jepang.
Baca Juga
Bertemu PM Kishida, Jokowi Berharap Pembangunan MRT Jakarta Fase 2 Tepat Waktu
Kemenhub bersama dengan operator transportasi berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana transportasi yang adaptif dan empati, kepada pengguna jasa kelompok rentan. Ini antara lain terdiri dari penyandang disabilitas, ibu hamil, lansia, dan anak-anak.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Jepang yang telah melakukan evaluasi kepada kami. Evaluasi ini dapat memperkaya pengetahuan kami dalam upaya menciptakan pelayanan transportasi yang inklusif,” ucapnya dalam keterangan di Jakarta, baru-baru ini.
Baca Juga
Menhub Akui Tidak Mudah Bangun MRT East-West dan North-South

