Indonesia-AS Teken Kerja Sama Rp 552 Triliun, Ini Sektor Andalan yang Jadi Fokus Kerja Sama
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen tetap menjalin perdagangan dengan Amerika Serikat (AS). Kemitraan ini ditunjukkan dengan ditandatanganinya sejumlah kesepakatan antara pihak swasta kedua negara.
“Salah satu langkah untuk memperkuat hubungan ini adalah melalui komitmen pelaku usaha Indonesia untuk membeli produk-produk unggulan AS di sektor pertanian dan energi dengan nilai mencapai US$ 34 miliar (Rp 552 triliun),” kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam keterangan resminya, Rabu (9/7/2025).
Dalam keterangan resmi Kedutaan Besar AS untuk Indonesia, Kemenko Perekonomian dan KBRI di Washington DC menggelar pertemuan bisnis tingkat tinggi. Pelaku industri Indonesia di sektor strategis, yaitu energi dan pertanian, menggelar kesepakatan dagang.
Baca Juga
RI Terus Negosiasi Soal Tarif Impor 32%, Menko Airlangga Segera Bertolak ke AS dari Brasil
Pada Senin (7/7/2025), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kedutaan Besar Indonesia di Washington, DC telah menyelenggarakan serangkaian pertemuan bisnis tingkat tinggi.
Para pemimpin industri Indonesia dari sektor strategis, seperti PT Pertamina ikut hadir dalam pertemuan. Selain itu, dari industri tekstil, yakni Asosiasi Pertekstilan Indonesia dan PT Busana Apparel Group.
Sektor pertanian diwakili FKS Group dan Sorini Agro Asia Corporindo. Dua perusahaan itu mewakili Perkumpulan Produsen Pemurni Jagung Indonesia. Selain itu, terdapat perwakilan Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan dan komitmen komersial, sebagaimana tercermin dalam penandatanganan nota kesepahaman, yang membuka peluang kerja sama baru dan memperdalam hubungan ekonomi bilateral.
Baca Juga
Sejumlah kesepakatan kerja sama yang telah dilakukan, yakni MoU Indonesia’s Wheat Producer dan US Wheat Associates, MoU Sorini Agro Asia Corporindo dan Cargill terkait pembelian jagung, MoU FKS Group and Zen-Noh Grain Corp terkait pembelian soybean and soybean meals, MoU PT Kilang Pertamina International and ExxonMobil, MoU PT Kilang Pertamina Internasional dan KDT Global Resource, hingga MoU antara PT Kilang Pertamina Internasional dan Chevron.
“Kami meyakini, kemitraan ini dapat menciptakan ribuan lapangan kerja berkualitas, mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta meningkatkan pertukaran pengetahuan dan teknologi di kedua negara,” ungkap Wakil Dubes/Kuasa Usaha Ad Interim, Kedutaan Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Sade Bimantara.

