Airlangga: Bursa Gaspol, Tidak Perlu Wait and See
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan kepada pelaku pasar modal untuk tidak wait and see, tapi gaspol.
“Jadi bursa tidak perlu wait and see, gaspol saja, tadi Pak Irvan (Direktur Utama PT Gunanusa Eramandiri Tbk Ivan Tkoro Saputra) mengatakan bursa sekarang sudah net inflow. Jadi, itu penting, karena kemarin sempat net outflow tetapi sudah kembali pada kita sebut zona hijau,” kata Airlangga di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (9/7/2024).
Baca Juga
Listing Dihadiri Menko Airlangga, Saham Gunanusa Eramandiri (GUNA) Bentur ARA
Sementara itu, aliran masuk modal asing dalam bentuk portofolio hingga 14 Juni 2024 tercatat net inflows sebesar US$ 4 miliar, di tengah masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Untuk defisit transaksi berjalan RI sampai dengan Mei 2024 tercatat sebesar US$ 5,6 miliar, berdasarkan data Bank Indonesia (BI).
Listing GUNA
Airlangga pagi ini menghadiri dan menyambut baik "Pencatatan Saham PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA)" di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, (9/7/2024). “Acara ini baik, karena launching sebuah perusahaan yang produksinya berbahan baku dalam negeri dan sektor agrikultur, serta memproses hilirisasi dari agrikultur,” ujar Airlangga saat ditemui di sela "Pencatatan Saham PT Gunanusa Eramandiri Tbk".
Baca Juga
Ini Peluang Pengembangan Ekonomi Hijau Menurut Menko Airlangga
Dia menambahkan, dari penjualannya sebanyak 25% diekspor. Sedangkan bahan bakunya 'rupiah' (dari dalam negeri).
Sekitar 75% penjualan mengandalkan kekuatan konsumsi di dalam negeri. “Jadi, menurut saya, ini adalah model dari perusahaan-perusahaan yang baik, mempunyai daya tahan kuat, apalagi sektornya nonsiklikal,” tandas dia.

