Rupiah Dibuka Melemah Selasa Pagi
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah bergerak melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (2/7/2024) pagi. Dilansir dari Yahoo Finance, pada pukul 09.00 WIB, rupiah bergerak ke Rp 16.364/USD atau melemah 45 poin terhadap dolar Amerika Serikat dibanding pentutupan perdagangan sebelumnya.
Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro menyoroti laporan Indeks Manajer Pembelian (PMI) oleh Institute of Supply Management (ISM) AS. "PMI Manufaktur ISM AS menunjukkan kontraksi yang lebih cepat di sektor manufaktur, dengan penurunan permintaan dan lapangan kerja sementara tekanan harga mereda. PMI Manufaktur ISM secara tak terduga turun menjadi 48,5 pada 24 Juni, dari 48,7 pada 24 Mei. Angka itu di bawah prakiraan pelaku pasar yang sebesar 49,1," katanya di Jakarta, Selasa (2/7/2024).
Selain itu, ia menambahkan, trader tengah menantikan beberapa indikator penting lainnya yang akan dirilis pekan ini. Hal itu antara lain untuk menilai kinerja perekonomian dan prospek kebijakan moneter di negara dengan perekononomian terbesar di dunia itu . "
"Itu termasuk laporan ketenagakerjaan JOLTS dan PMI ISM, serta notulen rapat FOMC terbaru," kata Andry,
Sementara itu, pada perdagangan kemarin, Mandiri mencatat kurs rupiah terapresiasi sebesar 0,3% ke Rp 16.322/US, namun masih terdepresiasi sebesar 6,0% year to date (ytd). Untuk perdagangan hari ini, ekonom Mandiri tersebut memprediksi mata uang Garuda akan bergerak fluktuatif di kisaran Rp 16.292-16.375 per dolar AS.

