Kurs Rupiah Melemah pada Pembukaan Perdagangan Jumat, ke Rp 15.984/USD
JAKARTA, investortrust.id - Di pasar spot valas, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Jumat (17/5/2024) pagi tergelincir, ke Rp 15.984/USD. Mata uang lain seperti euro juga melemah terhadap greenback.
Berdasarkan data Yahoo Finance, kurs rupiah melemah 60,5 poin atau 0,38% terhadap dolar AS hingga pukul 9.27 WIB. Secara year to date, mata uang Garuda terkoreksi 3,91%.
"Rilis data inflasi AS periode April 2024 turun lebih besar dari perkiraan dan rilis data klaim pengangguran mingguan juga menunjukkan perlemahan di pasar tenaga kerja. Di sisi lain, Gubernur The Fed New York John Williams mengatakan, meski inflasi April turun,
namun masih membutuhkan bukti lebih lanjut yang menunjukkan inflasi benar-benar menuju target 2%," kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Jumat (17/5/2024).
namun masih membutuhkan bukti lebih lanjut yang menunjukkan inflasi benar-benar menuju target 2%," kata analis Cheril Tanuwijaya membeberkan hasil analisis Tim Riset InvestasiKu, Jakarta, Jumat (17/5/2024).
Kemarin, nilai tukar rupiah mampu kembali menembus di bawah level psikologis Rp 16.000/USD. Mata uang Garuda berhasil menguat pada perdagangan Kamis (16/5/2024) berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), sebesar 126 poin ke level Rp 15.944/USD.
Presiden Komisiaris HFX International Berjangka Sutopo Widodo memperkirakan, rupiah akan bergerak fluktiatif. Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran angka psikologis 16.000/USD pekan ini. Ia mengatakan, pada Kamis lalu, indeks dolar turun menjadi sekitar 104,2.
Sementara itu, euro tercatat melemah ke 0,9210/USD. Euro melemah 0,001 poin atau 0,1087% pagi ini.

