Presiden Prabowo Batal Hadir pada Pembukaan Perdagangan BEI 2025
JAKARTA, investortrust.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto batal menghadiri seremonial pembukaan dan penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2025 di Main Hall Gedung BEI, Kamis (2/1/2025).
Pada undangan yang disampaikan manajemen bursa pekan lalu, nama Presiden RI Prabowo Subianto terlampir dan masuk dalam agenda Pembukaan Perdagangan BEI 2025.
Rencananya presiden membuka perdagangan hari pertama di tahun baru ini, bersama Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dan Direktur Utama BEI.
Prabowo juga dijadwalkan menandatangani sertifikat Pembukaan Perdagangan 2025, sekaligus memberikan pidato arahan kepada pelaku industri pasar modal. Seremoni Pembukaan Perdagangan BEI 2025 pun dijadwalkan dimulai pukul 09:45 WIB.
Baca Juga
Pembukaan Perdagangan BEI 2025 Tak Dihadiri Presiden, IHSG Gagah di Level 7.163
Namun pada pukul 07:30 WIB, tim humas eksternal bursa menginformasikan pengubahan rundown acara dengan nama Presiden Prabowo, digantikan karena diwakili Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Usai acara pembukaan perdagangan di pagi hari, tim humas kembali menginformasikan adanya kemungkinan presiden hadir di Gedung BEI pada siang hari.
Kali ini, undangan tersebut diberi judul ‘Acara Arahan & Dialog Awal Tahun 2025 bersama Presiden Republik Indonesia’.
“Sehubungan dengan acara Arahan & Dialog Awal Tahun 2025 bersama Presiden Republik Indonesia, Bapak Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, maka bersama ini kami mengundang rekan-rekan untuk hadir dalam acara tersebut,” bunyi undangan dimaksud.
Informasi kehadiran Prabowo untuk kedua kalinya tersebut, pada hari ini, tertulis kemungkinan diselenggarakan pada 13:30 - 15:30 WIB. Namun hingga pukul 14:55 WIB, tamu undangan diberi informasi bahwa penyelenggara, yakni BEI masih menunggu arahan protokoler istana.
Baca Juga
Setelah menunggu sampai pukul 16:06 WIB, tamu undangan diberi tahu bahwa Presiden Prabowo masih belum bisa hadir di Gedung BEI.
Untuk mengonfirmasi agenda yang belum juga dikunjungi presiden tersebut, Investortrust bertanya kepada Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad.
“Jangan dikutip batal atau tidak hadir, karena posisinya kami hanya menunggu saja kalau beliau mau datang, karena beliau juga pasti punya kesibukan ya. Semua yang datang ke sini juga sudah kami informasikan bahwa acaranya masih tentatif apabila masih tidak bisa dihadiri,” jelas Kautsar.
Bursa pun menegaskan bahwa pada dasarnya, pihak manajemen tetap menunggu dan membuka pintu apabila Presiden Prabowo menyempatkan untuk hadir, melakukan dialog bersama pelaku industri pasar modal.
“Cuma apabila karena memang agendanya tidak tepat jadinya ya sudah,” tutur Kautsar.

