PSN Tarik Investasi Tembus Rp 3.344 Triliun
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Proyek Strategis Nasional (PSN) telah menarik investasi sebesar Rp 3.344 triliun selama delapan tahun digelar. Proyek ini juga menyerap jutaan tenaga kerja.
“Delapan tahun terakhir, PSN investasinya Rp 3.344 triliun. Sedangkan tenaga kerja yang diserap sebanyak 2,71 juta orang,” kata Airlangga di Jakarta, Selasa (14/5/2024).
Baca Juga
Airlangga: Pemerintah Komitmen Selesaikan 41 PSN Rp 554 Triliun Tahun Ini
Mendahului Eropa
Airlangga mengatakan, PSN tersebut memiliki capaian pembangunan di sektor infrastruktur, kedaulatan pangan, ketahanan energi, dan hilirisasi. Salah satu yang menonjol, kata dia, adalah hilirisasi di mineral kritis.
Pemerintah telah membangun 16 smelter mineral dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp 248,75 triliun. Sudah banyak smelter RI yang berproduksi, baik menghasilkan feronikel (FeNi), SGA dari bauksit, katoda tembaga dari tembaga, dan pig iron dari pasir besi.
"Smelter yang dibuat telah mampu menghasilkan 2.570.630 ton feronikel (FeNi), 3 juta ton SGA dari bauksit, 680.000 ton katoda tembaga, dan 1,6 juta ton pig iron dari pasir besi," paparnya.
Baca Juga
Airlangga: Pemerintah Fokus Rampungkan 16 PSN Hilirisasi Rp 248,75 Triliun
Airlangga mengklaim kemampuan Indonesia membuat smelter mineral kritis mendahului negara-negara di Eropa. “Jadi kita a head daripada mereka dan AS,” kata dia.
Meski begitu, Airlangga mengingatkan agar capaian ini tidak membuat terlena. Sebab, Indonesia masih tertinggal dalam pengembangan industri semikonduktor.
“Satu yang ketinggalan semikonduktor, karena di era AI dan digital, komoditas paling penting adalah semikonduktor,” ujar dia.
Untuk itu, Airlangga mengingatkan pentingnya menyiapkan tenaga ahli untuk bidang mikroelektronik. Kita harus menyiapkan human resource-nya dan harus menjadi prioritas kita.

