BPS: Inflasi Oktober Menjadi 0,17%
JAKARTA, investortrust.id – Badan Pusat Statistis (BPS) mencatatkan penurunan inflasi bulanan atau mohth to month (m-to-m) menjadi 0,17% pada Oktober 2023, dibandingkan bulan sebelumnya 0,19%. Adapun inflasi inti mencapai 0,08%.
Hal tersebut menjadikan inflasi Oktober year on year (y-o-y) turun menjadi 2,56%, dibandingkan September yoy sekitar 2,8%. Sedangkan tingkat inflasi komponen inti sebesar 1,91%.
Baca Juga
Laba Lampaui Ekspektasi, Bagaimana dengan Target Saham Astra (ASII)?
“Inflasi Oktober dipicu kenaikan seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitukelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 5,41%, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,85%, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,16%, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,89%,” tulis keterangan resmi BPS di Jakarta, Rabu (1/11/2023).
Inflasi juga disumbangkan kelompok kesehatan sebesar 2,04%, kelompok transportasi sebesar 1,20%, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,11%, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,50%, kelompok pendidikan sebesar 1,99%, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,21%, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 3,67%.
Baca Juga
Laba Anjlok 91%, Saham Emiten Mineral Kongsi Salim – Medco (AMMN) Tertekan
BPS menambahkan ingkat inflasi inflasi year to date (ytd) Oktober 2023 sebesar 1,80%, dibandingkan hingga September sebesar 1,63%. Sedangkan tingkat inflasi inti ytd sebesar 1,54%, dibandingkan hingga September sebesar 1,46%.
