Usai Sentuh ATH 8.017, IHSG Ditutup Berbalik Melemah 0,41% jelang Libur Panjang HUT RI
JAKARTA, investortrust.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (15/8/2025), ditutup berbalik turun sebanyak 32,87 poin (0,41%) menjadi 7.898,38 jelang libur panjang HUT RI ke-80. Meski turun, IHSG sempat menyentuh rekor tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) level 8.017 pada intraday sesi I hari ini.
Penurunan indeks hari ini dipicu atas kejatuhan seluruh saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, seperti BREN, CUAN, TPIA, CDIA, BRPT, hingga PTRO. Sebaliknya penahan kejatuhan indeks datang dari saham DCII, MLPT, dan BBRI.
Baca Juga
Sedangkan sektor penekan indeks datang dari saham sektor infrastruktur 2,20%, energi turun 1,09%, sektor konsumer non primer 0,67%, sektor material dasar 0,87%, sektor property 0,62%, dan sektor keuangan 0,26%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi 1,96% dan sektor kesehatan 0,71%.
Meski IHSG turun tipis, sejumlah saham berikut torehkan lompatan harga, seperti PT First Media Tbk (KBLV) naik 26,53% menjadi Rp 124, PT Pakuan Tbk (UANG) melesat 25% menjadi Rp 530, PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) naik 24,68% menjadi Rp 960, PT Indonesia Paradise Property Tbk (INPP) naik 24,05% menjadi Rp 980. Kenaikan juga melanda saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) menguat 22,64% menjadi Rp 65.
Sebaliknya penurunan dalam melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham BRNA melemah 14,89% menjadi Rp 800, TOSK turun 14,06% menjadi 55, KAQI melemah 11,39% menjadi Rp 70, DKHH turun 11,11% menjadi Rp 112, NTBK melemah 10,53% menjadi Rp 51, dan LAPD melemah 10% menjadi Rp 81.
Baca Juga
Prabowo: Rp 300 Triliun Uang APBN Diselamatkan Lewat Kebijakan Efisiensi
Kemarin, IHSG ditutup melesat hingga cetak all time high (ATH) setelah menguata 38,34 poin (0,49%) ke level 7.931,25. Bahkan, IHSG intraday semapt sentuh 7.975,98. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham sebanyak Rp 827,42 miliar didukung net buy TLKM Rp 369,51 miliar, BBRI Rp 264 miliar, dan WIFI Rp 130,55 miliar.
Kenaikan IHSG kemarin didukung lompatan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) setelah berhasil melesat 10% menjadi Rp 336.675. Kenaikan juga didukung penguatan saham konglomerasi lainnya seperti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

