Realisasi Investasi Hilirisasi Tembus Rp 75,8 Triliun Triwulan I
JAKARTA, investortrust.id - Realisasi investasi di bidang hilirisasi di Indonesia mencapai Rp 75,8 triliun. Nilai ini mencapai 18,9% dari total realisasi investasi triwulan I-2024, yang menembus Rp 401,5 triliun atau melambung 22,1% year on year atau 9,8% quarter on quarter.
Di tengah tekanan gejolak keuangan global yang mendorong pemodal cenderung menarik dana keluar dari negara emerging market, justru minat asing untuk berinvestasi di Indonesia melonjak. Hal ini terlihat dari melambungnya nilai penanaman modal asing (PMA) di Tanah Air.
“PMA mendominasi investasi, dengan mencatatkan realisasi Rp 204,4 triliun, atau melonjak 15,5% yoy atau 10,9% qoq. Kontribusinya mencapai 50,9% dari total realisasi investasi di Tanah Air triwulan I-2024,” kata Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, di Jakarta, Senin (29/4/2024).
Baca Juga
Hilirisasi Terbanyak Smelter
Bahlil menjelaskan lebih lanjut, investasi hilirisasi terbanyak di bidang Mineral. Yang terbesar adalah investasi smelter Rp 43,2 triliun. Berikutnya Nikel, Tembaga, dan Bauksit, masing-masing senilai Rp 33,4 triliun, Rp 8,4 triliun, dan Rp 1,4 triliun.
Investasi hilirisasi bidang kehutanan, di Pulp and Paper, senilai Rp 13,3 triliun. Sedangkan bidang Pertanian, di CPO/Oleochemical, sebanyak Rp 11,1 triliun.
Investasi bidang Minyak dan Gas adalah di Petrochemical, yang mencapai Rp 7,4 triliun. Sedangkan investasi bidang Ekosistem Kendaraan Listrik, di Baterai Kendaraan Listrik, senilai Rp 0,8 triliun.

