Iran Serang Israel, Ekspor-Impor RI bakal Terimbas?
JAKARTA, investortrust.id - Iran resmi melakukan serangan drone dan rudal terhadap Israel, Sabtu (13/4/2024). Lantas apakah ketegangan di Timur Tengah tersebut akan berdampak pada ekspor serta impor yang ada di Indonesia?
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menjelaskan, konflik antara Iran dengan Israel akan memberikan dampak terhadap impor, jika terjadinya inflasi di dalam negeri.
Inflasi tersebut bisa terjadi, apabila harga minyak dunia melonjak. Pasalnya, Iran diketahui sebagai produsen terbesar minyak bumi dunia, dan hal tersebut dikhawatirkan akan terdampak, jika serangan terus digencarkan.
Baca Juga
CORE: Serangan Iran ke Israel akan Pengaruhi Harga Minyak Dunia
Jika dorongan inflasi terjadi, serta pelemahan nilai tukar rupiah tidak diatasi dengan baik, maka salah satu yang bisa terdampak adalah harga barang impor yang bakal melambung.
“Tentu saja akan membuat harga barang-barang impor akan lebih mahal, dan walaupun dari segi ekspor bisa lebih kompetitif,” ucap Faisal kepada investortrust.id, Senin (15/4/2024).
“Tapi biasanya tidak terjadi untuk kasus Indonesia, tapi lebih banyak dampaknya adalah impor yang lebih mahal akibat pelemahan nilai tukar rupiah,” tambahnya.
Baca Juga
Perdagangan Saham Dibuka Besok, Simak Kembali Target Harga Saham 4 Bank Besar Ini
Maka dari itu, Faisal pun menilai perang Iran akan berpengaruh dari sisi energi yang dimilikinya. Kondisi ini berbeda dari perang antara Ukraina dan Rusia yang memiliki dampak dari sisi pangan dunia.
“Nah tapi satu-satunya yang bisa menggnggu adalah karena faktor energinya, bahwa karena Iran bukan pemasok pangan dunia, sebagaimana Ukraina dan Rusia,” terang Faisal.

