Bersabar, Kemenpan RB dan Kemenkeu Masih Rumuskan Komponen Tunjangan Pionir bagi ASN di IKN
JAKARTA, investortrust.id- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih meneruskan pembicaraan tunjangan pionir. Tunjangan ini diberikan kepada aparatur sipil negara (ASN) gelombang pertama yang pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Ini sedang akan kita bahas dengan Bu Menkeu, menunggu ratas (rapat terbatas) yang akan datang,” kata Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas, saat di kantor Kemenkeu, Jumat (15/3/2024).
Azwar Anas mengatakan terdapat beberapa komponen biaya pemindahan bagi kelompok ASN yang pindah pertama ke IKN. “Komponennya adalah, pertama, siapa yang akan ditanggung untuk pemindahan itu, satu ASN, dua pasangan-pasangan ASN, dua anak, dan juga satu asisten rumah tangga (ART),” kata dia.
Meski demikian, Azwar Anas tidak menyebut berapa besaran nominal untuk kepindahan tersebut. Dia masih akan membicarakannya dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Baca Juga
Menpan-RB Kebut Pembahasan Tunjangan ASN Pioner yang Pindah ke IKN
Awal Maret 2024, Azwar Anas menjelaskan, pemindahan ASN ke IKN dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan hunian. Kemen PAN RB sendiri telah membuat simulasi penapisan (seleksi) pemindahan ASN ke IKN, hasil koordinasi lintas kementerian.
“Kita tetapkan ada prioritas pertama ASN yang akan dipindahkan, prioritas kedua, dan prioritas ketiga. Untuk sementara ini bersifat dinamis, tetapi dengan satu pola rujukan utama yaitu pemindahan ASN ini orientasinya agar penyelenggaraan pemerintahan di IKN bisa optimal dan efektif, dengan paradima kerja yang baru dan berbasis digital,” jelas dia.
Selain hunian, pemerintah juga menyiapkan konsep shared office di IKN. Itu merupakan skema dalam satu kantor ditempati bersama secara efektif untuk beberapa instansi atau individu. Skema tersebut mengedepankan konektivitas antar kementerian/lembaga dalam bentuk konektivitas fisik (bangunan) dan konektivitas digital yang ditunjang dengan model smart office (perkantoran pintar).
“Konsep shared office itu dilakukan untuk mendukung transformasi perubahan cara kerja melalui flexible working arrangement dengan workspace yang informal dan berbasis digital. Kami sudah cek beberapa konsep shared office seperti di Kementerian Kesehatan yang ternyata berjalan baik. Ini akan diterapkan di IKN,” papar Azwar Anas.
Presiden Jokowi menyatakan, pada bulan Juli 2024 akan selesai 12 tower hunian ASN, yang akan berlanjut pada bulan September 2024 dengan 21 tower, dan November 2024 dituntaskan 14 tower. Sehingga total 47 tower hunian akan rampung sekitar akhir November 2024. Perpindahan pegawai ASN, khususnya Pertahanan dan Keamanan (Hankam), ke IKN sendiri ditargetkan bisa dimulai pada Juli 2024.

