Presiden Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,3%-5,6% pada 2025
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 dapat menyentuh angka 5,3% hingga 5,6%. Target ini disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa usai rapat rencana kerja pemerintah 2025 dan penyusunan kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM-PPKF) 2025.
“Sasaran pertumbuhan ekonomi pada 2025 adalah 5,3-5,6%” kata Suharso dikutip dari Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Senin (26/02/2024).
Suharso mengatakan, angka defisit yang ditetapkan Jokowi di akhir periode kepemimpinannya juga di bawah 3%. “Presiden menyampaikan kalau bisa defisit jangan terlalu loncat sekali. Tadi ancer-ancernya antara 2,48 - 2,8%. Dan ada peningkatan belanja investasi yang below the line antara 0,5-1%” ujar dia.
Target ini bakal menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintahan baru di bawah Prabowo Subianto.
Baca Juga
Suharso mengatakan sasaran lain yang disampaikan Jokowi pada 2025 adalah tingkat kemiskinan antara 6-7%. Sementara itu, untuk tingkat pengangguran terbuka, pemerintah menargetkan bisa menekan hingga 4-5%.
“Rasio Gini di sekitar 0,37. Kemudian Indeks Modal Manusia, kita sekarang tidak lagi menggunakan Indeks Pembangunan Manusia, tapi human capital index, angkanya mudah-mudahan bisa kita capai di 0,56,” kata dia.
Berbagai target itu, kata Suharso, bakal menjadi landasan untuk Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Target itu juga untuk melepaskan Indonesia pada jebakan kelas menengah pada 2038 dengan minimal pertumbuhan ekonomi sebesar 6% dan tertinggi 7%.
“Indonesia Emas kita bisa capai pada tahun 2041,” ujar dia.

